Sempat Jabat Erat Ketua DPRD, Ini Hasil Tes Covid Wabup Bogor

by -
Foto: Diskominfo Kabupaten Bogor

METROPOLITAN.id – Wakil Bupati (Wabup) Bogor Iwan Setiawan dipastikan negatif virus corona atau covid-19. Kepastian tersebut didapat usai hasil tes usap atau swab test keluar pada Minggu (27/9).

Wabup Bogor menjalani swab test usai Ketua DPRD Kabupaten Bogor Rudy Susmanto terkonfirmasi positif corona pada Jumat (25/9) siang.

Pagi harinya di hari yang sama, Wabup dan Ketua DPRD sempat menghadiri rapat paripurna. Ada tiga agenda dalam rapat tersebut. Pertama penyampaian nota keuangan dan rancangan perubahan APBD 2020. Kedua perubahan program pembentukan daerah tahun 2020. Ketiga penyampaian raperda usul prakarsa DPRD tentang perangkat desa.

Bahkan saat paripurna, keduanya sempat berjabat tangan erat saat melakukan salam komando ketika penyerahan dokumen.

Wabup Bogor Iwan Setiawan mengatakan, ia mengikuti swab test di RSUD Cibinong bersama sejumlah orang yang melekat, seperti ajudan dan sopir, Sabtu (26/9. Hasilnya keluar sehari kemudian dengan status negatif covid-19.

“Kenapa langsung segera karena banyak agenda yang perlu kepastian sebelum Senin. Bahkan tadinya mau swab mandiri biar segera diketahui hasilnya. Saya sebagai pejabat publik penting diketahui masyarakat apakah positif atau tidak karena akan kontak erat dengan agenda-agenda pemerintahan sehari-hari. Saya juga harus fit karena Ibu Bupati masih off dulu,” kata Iwan.

Saat melakukan swab, politisi Gerindra ini sempat berbincang dengan pihak RSUD soal keterbatasan alat tes swab dan fasilitas penunjangnya. Saat ini, kebutuhan alat tes memang terus bertambah seiring meningkatkan kasus covid-19.

“Sekarang masif tracing petugas. Laporan setiap hari banyak. Ini kan butuh dukungan alat tes swab yang banyak juga. Makanya di pembahasan APBD Perubahan, di pos anggaran BTT ini kita coba tambah untuk pengadaan alat tes swab,” kata Iwan, Minggu (27/9)

Pemkab sendiri menargetkan bisa melakukan swab test sedikitnya untuk 60 ribu orang atau satu persen dari jumlah penduduk. Sementara saat ini, baru 15 ribu orang lebih yang sudah diswab.

Selain dari APBD, Pemkab Bogor berusaha mengetuk pintu hati pemerintah pusat, provinsi hingga pihak swasta untuk membantu mencukupi alat swab test dan pendukungnya.

Sebab, APBD tak mungkin menjangkau semua kebutuhan tes karena ada alokasi-alokasi anggaran lainnya yang juga penting, seperti pemulihan ekonomi.

“Memang kemampuan anggaran kita tidak memungkinkan mengcover semua, bisa jebol kalau pake APBD saja. Kita upayakan untuk mendapat bantuan, bisa dari pusat, provinsi, swasta, pengusaha dan lainnya. Karena sekarang agak jarang yang memberikan bantuan, padahal belum selesai penanganannya dan masih tinggi kasusnya,” ungkapnya.

Sebelumnya, Ketua DPRD Kabupaten Bogor Rudy Susmanto terkonfirmasi positif virus corona, Jumat (25/9). Kasus ini menambah daftar panjang pejabat publik yang terpapar virus tersebut.

“Yang terhormat rekan-rekan DPRD Kabupaten Bogor, mohon izin menginformasikan tanggal 23 September 2020 saya melaksanakan tes swab mandiri dan hasil tes baru keluar tanggal 25 September 2020 pukul 12.45 dan dinyatakan saya positif covid-19,” kata Rudy lewat pesan yang diterima Metropolitan.id, Jumat (25/9) siang.

Selain memimpin rapat paripurna yang dihadiri unsur DPRD dan Pemkab Bogor hingga pukul 11.00 WIB, Ketua DPRD sempat menghadiri diskusi Kelompok Wartawan (Pokwan) DPRD Kabupaten Bogor sehari sebelumnya, Kamis (24/9).

Dalam diskusi itu, ia sempat memberi sambutan di hadapan sekitar 30 wartawan yang hadir. Para wartawan juga sempat melakukan wawancara usai acara.

Sebelum datang ke acara diskusi, Ketua DPRD juga sempat menghadiri prosesi pemakaman suami Bupati Bogor yang meninggal di TMP Pondokrajeg, Cibinong, Kabupaten Bogor. (fin)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *