Tak Pakai Masker di Mobil Tetap Kena Razia

by -

METROPOLITAN – Meski sudah berubah menjadi zona oranye, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor masih terus gencar menggelar razia masker. Sasarannya yakni semua pengguna jalan raya dan pejalan kaki, tak terke­cuali pengguna mobil pri­badi.

Dalam razia yang digelar di depan Terminal Wangun, Jalan Raya Tajur, Bogor Timur, Rabu (9/9), banyak peng­guna mobil pribadi yang ikut terjaring razia. Mereka terja­ring lantaran tidak meng­gunakan masker saat di dalam mobil.

Beberapa orang yang terja­ring itu protes lantaran me­rasa tidak melanggar aturan. Seperti seorang pengendara mobil, Tiara (20) yang keda­patan tidak mengenakan masker saat razia berlangsung. ”Saya nggak pakai masker karena di dalam mobil pri­badi. Kalau keluar mobil saya pasti pakai masker,” katanya. Meski begitu, ia tetap menda­pat sanksi karena dianggap melanggar.

Kepala Bidang Pengenda­lian dan Operasi Satpol PP Kota Bogor, Theo Patricio, mengatakan, siapa pun war­ga yang melintas di jalan raya dan tidak menggunakan mas­ker itu tetap dianggap me­langgar. ”Dalam Perwali Kota Bogor menyatakan ba­hwa walaupun di dalam mo­bil pribadi, selama melin­tasi jalan raya, harus pakai masker. Jadi semua peng­guna jalan mau pakai ken­daraan pribadi atau umum kalau di jalan raya terpantau tidak mengenakan masker ya tetap melanggar,” tuturnya.

Baca Juga  Nggak Pakai Masker, Warga Bogor Dimasukan ke Keranda Mayat

Dalam razia kali ini, pi­haknya menekankan di wi­layah perbatasan Kota dan Kabupaten Bogor. Ia mengang­gap kesadaran bermasker di Kota Bogor relatif sudah lebih tinggi. Dalam razia kali ini, pihaknya menjaring 33 pe­langgar, di mana 17 pelanggar dikenakan sanksi denda dan 16 lainnya sanksi sosial. (cr3/c/els/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *