Tiga Hari tak Ada Kabar, Mila Ditemukan Meninggal

by -
MULYA/METROPOLITAN

METROPOLITAN – Seorang wartawati asal Kampung Gar­obog, Desa Singabangsa, Kecamatan Tenjo, Kabupaten Bogor itu ditemukan tidak bernyawa di rumahnya, ke­marin. Perempuan yang di­ketahui bernama Kusminah alias Mila (44) itu meninggal karena penyakitnya.

Kapolsek Parungpanjang, Kompol Suharto, mengatakan, jenazah Mila pertama kali diketahui rekannya, Mular, saat berkunjung ke rumah sekitar pukul 09:00 WIB. ”Ja­di almarhum sudah tiga hari tidak bisa dihubungi, HP-nya mati. Rekannya namanya Mular datang ke rumah pas diketuk nggak nyaut-nyaut,” katanya.

Mular kemudian meminta tolong kepada tetangga untuk mendobrak pintu rumah. Saat didobrak ternyata korban di­temukan sudah tak bernyawa di kamar mandi. ”Jadi, tetan­gga sudah mencium bau tak sedap. Saat ditemukan almar­hum berada di kamar mandi dalam posisi tertelungkup,” ungkapnya.

Suharto menerangkan, di­duga Mila sudah meninggal tiga hari lalu sejak ponselnya tidak bisa dihubungi. Tak ada tanda-tanda kekerasan ditu­buh Mila. Kedua anak Mila, Dinda dan Deni mendatangi lokasi dan bercerita kalau ibunya sering mengeluh sakit. ”Menurut anak-anaknya al­marhum selalu mengeluh sakit, dia punya mag akut,” tuturnya.

Selama ini Mila bekerja se­bagai wartawan di media Sorot Desa. Mila sudah lama tinggal sendiri di rumahnya setelah bercerai. Sementara anak-anaknya tinggal berpisah dengan Mila. ”Tadinya mau dibawa ke Kramatjati tapi keluarga nggak mau dan buat pernyataan nggak mau diproses dan dibawa untuk dimakamkan sendiri,” ucap­nya.

Sementara, rekan Mila, Su­pardi mengatakan proses pemakaman sudah dilakukan sekitar pukul 15:30 WIB. ”Ta­di langsung dimandikan dan dimakamkan di dekat rumah­nya,” ujarnya.

Selama ini, lanjut Supardi, Mila dikenal sebagai pribadi yang baik. Namun semasa hidup Mila kerap mengeluhkan sakit maag. (cr3/c/els/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *