Ungkap Ladang Ganja hingga Tangkap Lucinta Luna

by -
FOTO: DOK JPNN

Citra kapolsek muda layak disematkan kepada AKP Mukarom. Lulusan Akademi Kepolisian 2010 itu kini menjabat sebagai kapolsek Cipondoh. Sepuluh tahun berkiprah, segudang prestasi diraih AKP Mukarom, salah satunya dua pin emas dari Kapolri dalam pengungkapan Lucinta Luna kasus narkotika jaringan internasional.

MAULANA menceritakan tugas pertama kali sebagai pengayom masyarakat dida­patkan di Polda Jawa Barat. Kemudian, dia tugaskan ke Polres Tasikmalaya menjabat sebagai Kepala Sentra Pe­layanan Kepolisian (KSPK). Hanya beberapa bulan di sana, ia akhirnya ditarik se­bagai Kanit Buser atau Kanit Ops. Setelah dinilai memiliki kemampuan oleh pimpinan, ia ditarik sebagai Kanit III Tindak Pidana Tertentu. ”Te­rus saya pindah jadi KBO Reskrim di Polres Tasikmalaya Kabupaten juga,” terangnya.

Lima tahun setelah berdinas, Maulana dipromosikan se­bagai Kasat Narkoba di Polres Bogor Kota. Saat itu Polres Bogor Kota belum berubah tipe dan masih dijabat polisi berpangkat AKP. ”Saya saat itu Iptu tapi udah job AKP. Di sana 1 tahun 6 bulan saya berdinas,” tuturnya.

Pada 2017, Maulana masuk Perguruan Tinggi Ilmu Kepo­lisian (PTIK) selama bebera­pa bulan. Usai dari situ, ia ditempatkan ke Polda Su­lawesi Barat dan tidak lama ditarik ke Bareskrim Polri.

Ia pun menikmati pekerjaan­nya di Bareskrim Polri. Dia dinas di Bareskrim Polri 1 tahun 8 bulan, setelah itu di­pindahkan ke Polres Metro Jakarta Barat sebagai Katim­sus 3 Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat. ”Itu hanya 2 atau 3 bulan saja. Habis itu baru jadi Kanit II Narkoba Polres Metro Ja­karta Barat,” katanya.

Sejak 2015 silam, pria yang akrab disapa Alan pertama kali terjun ke Dunia Reserse Narkoba saat menjabat seba­gai Kasat Narkoba Polres Bo­gor Kota. Berbagai kasus nar­kotika diungkapnya. Paling diingatnya ketika pengung­kapan ladang ganja di Desa Banjar Lancat, Penyambung­an Timur, Mandailing Natal, Sumatera Utara pada Januari 2020 kemarin.

Di mana ungkapan ini bera­wal dari ganja yang kecil, ke­mudian setelah dikembanga­kan mendapatkan ungkapan ratusan kg. Ternyata kegigihan anggotanya di Unit II Satres Narkoba Polres Metro Jakarta Barat diacungi jempol olehnya lantaran berhasil menangkap penanam ganja di lahan selu­as lima hektare. ”Pengalaman berkesan dari di Bogor Kota dan di Satres II Narkoba Polres Jakbar yaitu ketika mengung­kap ladang ganja. Karena kita benar-benar lidik dari bawah sampai ke puncak ladang ganja. Barang bukti cukup ba­nyak signifikan,” tuturnya.

Namun demikian, apa yang berkesan di sana bukan ka­rena jumlah barang bukti yang banyak, melainkan perjalanan menuju puncak tertinggi itu dilakukan secara bersama-sama dan saling bahu mem­bahu. Alan juga pernah me­nangkap publik figur kontro­versial, yaitu Lucinta Luna. Di mana Lucinta Luna ditang­kap karena menggunakan pil reklona yang mengandung zat benzo. (akrt/els/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *