Wow, Harga Jengkol di Bogor Tembus Rp100 Ribu

by -

METROPOLITAN.id – Ditengah situasi pandemi Covid-19 yang belum usai, beberapa bahan makanan di pasar ikut melambung tinggi. Sebut saja komoditi jengkol, yang di beberapa pasar di Kota Bogor, harganya meroket bahkan ada yang sampai tembus Rp100 ribu per kilogram.

Dari data Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ) Kota Bogor, harga panganan khas Jawa Barat itu tembus angka Rp100 ribu per kilogram. Itu terjadi di Pasar Sukasari. Hanya berbeda sedikit dibandingkan harga daging sapi yang kini ada di Kisaran Rp110-120 ribu per kilogram.

Atau jauh lebih tinggi dua kali lipat dari harga daging ayam yang ada di Kisaran Rp30-38 ribu per kilogram. Hal itu diungkapkan Pjs Kasubag Humas PPPJ, Iwan Arif Budiman, Selasa (8/9).

“Padahal sebelumnya di hari pertama September itu, harga jengkol di Pasar Sukasari berada di harga Rp70 ribu per kilogram. Ada kenaikan Rp30ribu,” katanya.

Baca Juga  Pemulihan Pasca Pandemi, Produk UMKM Kota Bogor Siap Dibawa Tembus Pasar Internasional

Tak cuma di Pasar Sukasari, harga jengkol di beberapa pasar lain di kota Bogor juga tergolong tinggi. Seperti di Pasar Jambu Dua dan Pasar Gunungbatu, dimana harga jengkol di kedua pasar itu ada di harga Rp80.000 per kilogram.

“Disana segitu, sudah stabil dari awal bulan segitu. Memang masih tergolong tinggi. Yang paling terjangkau mungkin di Pasar Bogor, kena Rp60 ribu per kilogram. Sudah segitu sejak awal September ini,” ujarnya.

Meski harganya tinggi, kata Iwan, stok yang ada disebut mencukupi, yang dipasok dari banyak tempat, seperti dari Pasar Tekhnik Umum (Tekum), Ciapus hingga Cipanas. (ryn)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *