Wujudkan Perusahaan Tersohor Di Bogor

by -

Tangan dingin seorang Agus Setiawan, rupanya telah memberikan cahaya bagi salah satu perusahaan pelat merah milik Pemerintah Kabupaten Bogor yang sempat bangkrut. Sebagai Direktur Utama PT Prayoga Pertambangan dan Energy (PPE), Agus memiliki pelbagai terobosan agar perusahaan yang dipimpinya itu bisa berjalan maju dan mendatangkan pendapatan. Melalui semboyan sebagai perusahaan tersohor di Bogor, berikut petikan wawancara ekslusif Metropolitan dengan pria paruh baya yang memiliki latar belakang sebagai pengacara tersebut.

  1. Sebagai pimpinan di PT PPE, terobosan apa yang anda lakukan demi memajukan perusahaan?

Saya masih pakai Rencana Kerja Anggaran Perusahaan (RKAP) yang lama. Namun, saya melakukan pemetaan masalah terlebih dahulu, saat sudah diketahui sumber masalahnya, baru lah kita membenahinya secara bersama-sama. Alhamdulilah, pro­gres perusahaan saat ini sangat baik.

  1. Bagaimana cara Anda membangun kepercayaan publik dan investor saat perusahaan yang baru anda pimpin ini memang tengah terpuruk?

Di RKAP yang lama ada rencana investasi untuk pengembangan perusahaan. Itu yang kemudian saat ini kita lakukan. Fokus melakukan terobosan yang sifatnya teknis, bukan visi. Kita mencoba membangun kepercayaan publik kepada PT PPE untuk mendatangkan investasi berdasarkan potensi. Oleh ka­rena itu, dengan modal niat baik dan bekerja dengan hati, saya bersama seluruh pegawai dan direksi terjun keseluruh elemen.

Dari dua modal itulah, para investor mulai percaya. Mereka mulai meminjamkan barang dan uang, yang kita bayarkan secara pembayaran mundur. Alhamdulillah dimasa saya, se­muanya lancar. Bahkan, tahun ini, kita targetkan dua becing plan berdiri yakni di wilayah Bogor Barat dan Cibinong. Nilai investasi keduanya sekitar Rp20 miliar untuk satu becing plan lengkap degan mixernya.

Yang di Cibinong proses pemasangan instalasi dan perapian lahan, pekerjaan persiapan, pasang listrik, persiapan kantor, itu semua murni investor. Tugas kita hanya bagaimana dapat memenuhi harapan investor. Kalau untuk terobosan teknis kita hanya berusaha membuat investor yakin kepada BUMD ini, jika kami mampu memberikan manfaat bagi semuanya baik internal masyarakat pemerintah hingga investor.

  1. Bagaimana kisah anda yang dulunya berprofesi sebagai pengacara kini membanting stir memimpin perusahaan BUMD?

Yang paling utama niat bantu sahabat. beliau adalah salah satu pemimpin yang saya sukai, humble dan tidak membeda-beda­kan orang, untuk teman juga beliau siap dukung. Saat itu, Bupati Bogor menceritakan kepada saya tentang kondisi PT PPE, beliau meminta kepada saya untuk membantu dengan ikut seleksi di Prayoga ini. Makanya saya ikut tes. Meski dekat dengan bupati saya tetap menjalankan seluruh proses rangkaiam tes dari pansel, dan alhamdulilah terpilih.

  1. Bagaimana dengan sikap keluarga terhadap keputusan anda itu?

Ibu saya berpesan dan mengingatkan saya untuk selalu ber­hati-hati dan tetap amanah dalam menjalankan uang negara.

  1. Anda pernah mendapatkan penghargaan dari salah satu yayasan yang bergerak di bidang budaya, coba bisa anda ceritakan?

Pada 2017 saya menerima penghargaan dari yayasan bambu sebagai salah satu dari 9 orang pertama yang diberi penghar­gaan menyangkut tanah sunda.

Meliputi berbagai unsur yang menjadi pertimbangan, se­perti unsur api, bumi, dan tambang. Saya tidak mengerti soal tambang, tapi saya suka akan hasil tambang yaitu batu. Batu Kali Maya Banten yang saat itu saya pakai.

Kedua gelar ini sangat luar biasa buat saya yakni Dangiyang Pameres Tatar Sunda, dangiyang itu roh halus, atau orang yang punya pengaruh dan bisa menyelesaikan permasalah di Pasundan. Padahal saya bukan orang Sunda, saya dari Banten, tapi Abah Jatnika bilang siapapun yang pernah minum air dan walapun hanya tinggal 1 hari di tanah Pa­sundan, dia adalah orang Sunda.

Soal menyelesaikan permasalahan Abah bilang saya ada­lah salah satu orang yang bisa menyelesaikan perma­salahan di perusahaan ini.

Jadi kalau ditarik kesimpulan ya 2017 saya mendapatkan gelar itu itu sudah di­baca duluan oleh Abah Jatnika sebagai salah satu sesepuh orang Sunda

  1. Apa harapan anda buat PT PPE kedepan?

Kita mohon doa dari masyarakat Kabupaten Bogor agar mim­pi menjadikan perusahaan ini tersohor demi Bogor bisa terwu­jud. Kita akan berusaha keras memberikan yang terbaik agar perusahaan ini bisa menjadi kebanggaan masyarakat dan pe­merintah daerah. Target sumbangan pad tahun ini Rp7 miliar. Insya Allah. (yok)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *