40,2 Hektare Lahan TNGHS Dikelola Poktan

by -

METROPOLITAN – Bupati Bogor, Ade Yasin, menandatangani perjanjian kerja sama kemitraan konservasi antara Balai Taman Nasional Gunung dan Kelompok Tani di Desa Malasari, Kecamatan Nanggung. Ada 40,2 hektare lahan TNGHS yang bakal digarap petani lima tahun ke depan. Lahan tersebut nantinya bakal ditanami lengkuas, kapulaga dan jahe merah, sehingga di tengah pandemi para petani bisa tetap produktif.

Bupati Bogor, Ade Yasin, mengatakan, ini merupakan bentuk kerja sama yang langsung diterapkan petani. Mereka diberikan lahan seluas 40,2 hektare oleh kepala Balai TNGHS yang bisa dimanfaatkan petani.

”Saya tadi sudah melihat lahan pertanian yang ditanami jahe merah dan laja. Jika melihat progres-nya, menanam jahe merah dan laja memiliki nilai ekonomi tinggi dan untung bisa 70 persen dari modal yang ada,” ujarnya.

Soal sulitnya mendapatkan bibit jahe merah, sambung Ade Yasin, pihaknya bakal membagikan bibit tersebut secara gratis. Intinya, kerja sama ini tidak ada merusak hutan tetapi hutan tetap terjaga dari erosi dan longsor. Selain itu, masyarakat di tengah pandemi bisa memilih penghasilan dari menanam jahe merah. ”Menanam jahe merah, selain bikin badan sehat juga bisa mendapat nilai ekonomi yang tinggi. Kita juga bakal mengembangkan kerja sama di wilayah lain,” katanya.

Sementara itu, Dirjen Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistem (KSDAE), Wiratno, mengatakan, hutan di Indonesia memiliki sejarah yang tentu harus dilindungi dan tidak dirusak. Kerja sama pemanfaatan lahan hutan dengan kelompok tani di Desa Malasari, Kecamatan Nanggung itu agar lahan hutan tidak rusak dan gundul. ”Uang dari hasil penebangan hutan tentu tak akan berkah. Jadi, hutan lindung perlu dijaga bersama-sama,” katanya.

Ia menambahkan, ada sekitar 40,2 hektare lahan yang dimanfaatkan petani untuk ditanami jahe merah, lengkuas dan kapulaga. ”Saya berharap lahan tersebut bisa dimanfaatkan petani dalam menjaga kelestarian hutan,” pintanya.

Sementara itu, Ketua Kelompok Tani, Sukendar, berharap kerja sama ini bisa mendatangkan untung yang menyejahterakan petani lokal. ”Saat ini yang dibutuhkan petani yakni bibit. Kita berharap bupati bisa membantu petani dengan memberikan bibit jahe merah,” tukasnya. (ads/c/ feb/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *