Akhir Pekan Ini ke The Jungle dan Kebun Raya Bogor? Siap-Siap Dites Corona

by -

METROPOLITAN.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor putar otak demi mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19 saat libut panjang cuti bersama akhir pekan ini. Sejak Rabu (27/10) lalu, pemkot sudah melakukan tes rapid di sejumlah tempat fasilitas publik, seperti Terminal Baranangsiang dan Stasiun Bogor.

Tak cuma itu, beberapa lokasi wisata di Kota Bogor pun bakal disasar untuk tes rapid masal. Seperti The Jungle dan Kebun Raya Bogor (KRB). Hal itu diungkapkan kepala Seksi (Kasi) Pencegahan, Pengendalian Penyakit Menular dan Surveillance (P3MS) Dinkes Kota Bogor Djohan Masuli.

Ia menjelaskan, upaya ini dilakukan berdasarkan keputusan Satgas Covid-19 Kota Bogor, serta koordinasi dengan Dinkes Jawa Barat, bahwa pada masa libur panjang cuti bersama pekan ini, harus dilakukan screening terhadap wisatawan yang masuk ke Kota Bogor.

“Kita sudah lakukan di Stasiun Bogor dan Terminal Baranangsiang. Nah kita juga tes masal di tempat orang-orang yang liburan ke tempat wisata. Seperti The Jungle itu tes besok (31/11) dan Minggu (1/11)-nya di Kebun Raya,” katanya.

Sejauh ini, sambung dia, dari tes yang dilakukan sejak Rabu (27/11) lalu, ada satu orang dinyatakan reaktif dan harus dites swab untuk menentukan positif atau tidaknya. Meski begitu, belum ada satu orang pengunjung pun yang dinyatakan positif Covid-19.

“Sasaran ya pengunjung, yang selain warga Bogor yang mau masuk. Setiap hari kita lakukan 100 sampel tes rapid selama libur panjang ini,” ujarnya.

Kota Bogor memang diprediksi akan diserbu wisatawan lantaran jadi salah satu destinasi wisata, terlebih warga Jadetabek, yang juga wilayah dengan kasus Covid-19 tinggi.

Meskipun tidak ada larangan wisatawan masuk Kota Bogor, Wali Kota Bogor Bima Arya mengaku sudah mempersiapkan berbagai antisipasi. Salah satunya dengan menyediakan sampel rapid tes sebanyak 3.000 buah, untuk digunakan sejak Rabu (28/10) hingga Minggu (1/11), atau selama cuti bersama.

“Bogor akan terbuka (untuk wisatawan), yang penting protokol kesehatan. Kita juga siapkan 3.000 sampel rapid test, dilaksanakan Rabu sampai Minggu nanti,” kata Bima Arya.

Politisi PAN itu menjelaskan, teknisnya Dinas Kesehatan (Dinkes) melakukan tes rapid di beberapa titik, mulai dari fasilitas umum hingga tempat wisata.

Petugas akan menyasar tes rapid masal mulai dari Stasiun Bogor, terminal-terminal, rumah makan, restoran, tempat hiburan, tempat wisata seperti The Jungle, Kebun Raya Bogor (KRB) dan lainnya.

“Dinas Kesehatan itu tugasnya, nanti akan jangkauan rapid test-nya secara random (acak, red). Yang jelas Bogor akan terbuka, yang penting protokol kesehatan,” tutupnya. (ryn)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *