Asesmen Nasional Gantikan Standar Kelulusan

by -

METROPOLITAN – Kemen­terian Pendidikan dan Kebu­dayaan (Kemendikbud) me­mastikan pada 2021 Asesmen Nasional (AN) bakal meng­gantikan standar kelulusan peserta didik, sehingga bukan lagi Ujian Nasional (UN).

Hal ini pun diapresiasi dari kalangan guru. Koordinator Perhimpunan untuk Pendidi­kan dan Guru (P2G), Satriwan Salim, menuturkan, hal ini adalah langkah bagus. “Saya mengapresiasi Mas Menteri karena berani menghapus UN dan diganti dengan Asesmen Nasional,” terangnya seperti dilansir JawaPos.com, Sabtu (10/10).

Namun, ia mengingatkan pada implementasinya, jangan sampai hal ini menjadi beban para guru hingga orang tua. Sebab, jangan sampai Asesmen Nasional ini menjadi pengko­tak-kotakan jenis baru meng­gantikan UN.

“Kenapa menjadi beban, karena biasanya berkaca ke­pada UN ada kecenderungan sekolah, guru, kepala sekolah, termasuk kepala daerah yang menjadikan hasil UN atau ha­sil AN sebagai potret peme­ringkatan kualitas pendidikan di daerahnya, ini jangan sam­pai terjadi,” imbuhnya.

Jadi, hasil Asesmen Nasional para siswa itu bukan jadi uku­ran siswa atau sekolah itu ber­kualitas. Hal ini juga harus diberikan pemahaman ke­pada kepala daerah terkait tujuan adanya asesmen.

“Karena kepala daerah itu biasanya menggunakan hasil ujian seperti ini sebagai ukuran daerah mereka berkualitas pendidikannya, sehingga mem­buat ranking-ranking di daerah tersebut. Jadi, pelaksana dalam hal ini Kemendikbud jangan me-ranking nanti, me-ranking sekolah dan siswa, terus disam­paikan ke siswa.

Karena ketika sekolah di dae­rah apalagi ini dipolitisasi ke­pala daerah atau calon kepala daerah, maka ini berpotensi menjadi beban bagi anak se­cara psikologi,” terangnya.

Maka dari itu, untuk men­ghilangkan beban psikologi anak, guru dan sekolah, maka pemeringkatan hasil Asesmen Nasional jangan dibuka ke publik dan hanya dijadikan sebagai konsumsi internal Ke­mendikbud untuk dijadikan follow up kepada sekolah dan guru tersebut. (jp/feb/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *