Bunga untuk Tenaga Kesehatan Bogor yang Gugur Akibat Covid-19

by -

METROPOLITAN.id – Kabupaten Bogor Berduka. Salah satu tenaga kesehatan, yakni Kepala Puskesmas Banjarsari, Kecamatan Ciawi, Dr. Usman, berpulang. Ia wafat saat berperang melawan Covid-19 usai terkonfirmasi positif.

Kepergian pahlawan kesehatan tersebut dilepas dengan penuh duka. Para pegawai Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bogor berinisiatif menggelar upacara penghormatan, Senin (26/10).

Upacara penghormatan dilakukan di depan Dinkes Kabupaten Bogor di Jalan Raya Tegar Beriman, Cibinong, Kabupaten Bogor.

Puluhan pegawai Dinkes berjajar di pinggir jalan seraya memegang bunga tanda duka. Mereka menunggu iring-iringan mobil jenazah yang membawa Almarhum lewat di depan kantor Dinkes sebagai penghormatan terakhir.

Saat iring-iringan mobil jenazah melintas, raut duka jelas terlihat dari para pegawai yang berdiri dengan sabar. Tak sedikit dari mereka menitikan air mata mnyaksikan momen tersebut.

Baca Juga  Ngabalin: Tak Pantas!, Fadli Sebut Jokowi Kurang Berhasil Berantas Narkoba

“Kami sangat berduka cita, seluruh masyarakat Kabupaten Bogor juga berduka. Salah satu tenaga kesehatan kita telah wafat, mudah-mudahan amal jasanya diterima dan Almarhum ditempatkan di sisi tebaik,” kata Kepala Dinkes Kabupaten Bogor, Mike Kartalina, Senin (26/10).

Menurutnya, Almarhum sangat berjasa dalam upaya menangani covid-19. Sebelum meninggal, Almarhum sempat menjalani perawatan di RSUD Ciawi dan RS Persahabatan Jakarta.

Kini, pahlawan kesehatan tersebut pergi untuk selamanya. Mike berharap tak ada lagi tenaga kesehatan yang gugur akibat menangani Covid-19.

“Kami sangat menghormati jasa beliau dalam menangani Covid-19, bagaimana beliau bertugas di Puskesmas Banjarsari. Ini dokter pertama di sini yang meninggal, ada satu perawat juga di Puskesmas Pasirangin yang gugur,” pungkasnya. (fin)

Baca Juga  24 Pegawai PDAM, Ikuti Tes Jabatan Internal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *