Demo Setahun Jokowi-Ma’ruf di Istana Bogor Ricuh, 24 Mahasiswa Diamankan

by -

METROPOLITAN – Aksi demonstrasi memperingati satu tahun kepemimpi­nan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin, yang berlangsung di Istana Bogor, berakhir ricuh, kemarin. Puluhan mahasiswa diamankan aparat kepolisian karena diduga jadi provokator dalam aksi tersebut.

Awalnya, pada pukul 18:00 WIB, bebe­rapa massa terlihat masih berorasi di dekat pintu utama Istana Bogor, tepatnya di depan RS Salak. Mereka mencoba mende­kati pintu Istana Bogor, se­mentara di depannya ang­gota polisi sudah membuat barikade.

Mereka juga sempat mem­bakar ban sambil berorasi, yang isinya menolak Omni­bus Law Undang-Undang (UU) Cipta Lapangan Kerja (Cilaka). Massa juga mulai memperketat barisan dengan saling bergandengan satu sama lain.

Namun, massa yang tadinya memaksa bertahan di dekat pintu utama Istana Bogor, tepatnya di depan RS Salak, dipaksa membubarkan diri oleh polisi sekitar pukul 18:30 WIB.

Setelah terjadi aksi dorong-dorongan, konsentrasi massa akhirnya pecah dan mulai berlari ke arah belakang. Tak sampai di situ, massa tersebut lari ke arah Air Mancur dan dikejar anggota polisi.

Beberapa pedemo pun dia­mankan polisi. Bahkan, ang­gota mengejar para pedemo hingga depan gedung Bogor Permai. Terlihat polisi mem­bawa beberapa mahasiswa. Setelah sekitar sepuluh menit, aksi kejar-kejaran pun ber­henti dan polisi tetap mela­kukan penjagaan di depan RS Salak.

Kabagops Polres Bogor Kom­pol Prasetyo mengatakan, massa terpaksa dibubarkan karena sudah melewati wak­tu yang ditentukan, yakni pukul 18:00 WIB. ”Mereka sudah melewati waktu dan di sini ada rumah sakit juga. Tadi ada empat yang diaman­kan, tapi ini bertambah lagi,” katanya. ”Total ada 24 maha­siswa yang diamankan. Enam orang di antaranya adalah perempuan,” ujarnya.

Seluruh mahasiswa yang dia­mankan ini pun harus menja­lani proses pendataan. Mulai dari pencatatan identitas KTP, pendataan sidik jari dan peng­ambilan foto mahasiswa. (cr3/ dil/d/rez/run)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *