Derita Menjadi Istri Kedua (Tamat)

by -

Derita Menjadi Istri Kedua (Tamat)

DAN aku mempertahankan hubunganku dengan suami orang dan akhirnya menikah sebagai istri kedua tanpa sepengetahuan istri pertamanya. Aku baik-baik saja dan merasa bahagia dan rumah tanggaku baik-baik saja. Hingga satu hari aku tak sengaja melakukan kesalahan yang membuatnya kecewa.

Dua hari dia tak mendatangiku, aku sangat se­dih, biasanya sepulang kerja dia singgah di tem­pat kos ku tapi kali ini dia tidak muncul. Aku tahu dia marah dan berulang kali aku meminta maaf melalui sms tapi dia tak peduli.

Tiga hari kemudian akhirnya dia mengajakku makan malam dan bertemu untuk menyelesaikan semuanya. Tapi aku terkejut karena dia justru memperlihatkan foto seorang wanita dari hand­phonenya. Dan dengan entengnya dia berkata kalau dia akan meminangnya segera.

Sedih, hancur dan kecewa bercampur jadi satu. Aku bukan wanita yang suka berontak marah jika disakiti. Aku hanya bisa diam dan menahan betapa perihnya hatiku. Cerita tentang rumah tangga hancur menghantuiku. Kenapa harus aku?

Istri pertamanya tak pernah tahu ada aku yang suka menemani tidur suaminya selain dirinya, dan dia juga tidak pernah tahu akan bertambah satu orang lagi wanita yang akan bersanding dengan suaminya. Calon istri barunya pun tidak tahu bahwa ada aku dan istri pertama sebelum dirinya.

Mereka tidak merasakan sakit hati ini karena mereka tidak tahu yang sebenarnya. Tapi aku? hanya aku yang diberitahu kebenarannya. Hanya aku yang merasakan sakitnya. Hanya aku yang merasa dikhianati. Aku ingin mengakhiri segala­nya tapi aku terlalu mencintainya. Aku tak bisa pergi darinya.

Aku hanya bisa ikhlas, walaupun posisiku paling tidak mengenakkan tapi aku berusaha menerima keadaan dan tegar menghadapinya. Demikian cerita rumah tangga sedih yang kujalani saat ini. Semoga Tuhan memberiku hati yang lapang. (cer)

sumber: ceritacurhat.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *