Dugaan Jual Beli LKS di SMPN 1 Cicurug Terus Bergulir

by -

METROPOLITAN.ID – Berdasarkan Putusan Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan No.44 Tahun 2012 dan No.75 Tahun 2016 tentang komite sekolah pasal 12 ayat 1 ditegaskan baik perseorangan maupun secara kolektif untuk tidak menjual perangkat sekolah atau sejenisnya, termasuk Lembar Kerja Siswa (LKS) yang memang sudah tidak diizinkan. Kepatutan seorang guru pengajar adalah membuat sendiri lembar kerja dan diberikan pada para peserta didiknya.

 

Menanggapi hal tersebut, dari pihak ketiga penyedia LKS,Haidar saat dikonfirmasi (24/10/20) melalui selulernya mengatakan bahwa penjualan Lembar Kerja Sekolah ( LKS ) memang benar. “Ke saya saja karena CV nya milik saya dan yang memasukannya juga saya,” singkatnya.

 

Sebelumnya,  Bambang salah satu guru pengajar mewakili Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Cicurug Kabupaten Sukabumi ketika dikonfirmasi (22/10/20) membantah hal tersebut.Pihak sekolah tidak pernah merasa menjual LKS pada para Siswa.

 

” Silahkan tanya pada para wali murid membeli LKS dimana.Karena pihak sekolah tidak merasa menjual belikan.Lanjutnya, untuk lebih jelasnya silahkan untuk bertanya pada pihak yang menjual LKSnya. ” Tanyakan langsung pada Rizki yang biasa menjual belikannya, setahu saya Rizki,” tegas Bambang. (nto/suf)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *