Jelang Libur Panjang Saat Pandemi, Siap-Siap Gelombang Wisatawan ‘Serbu’ Kota Bogor

by -

METROPOLITAN.id – Jelang libur panjang cuti bersama akhir pekan ini, Pemerintah Pusat melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Menkopolhukam memerintahkan kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor untuk memperketat protokol kesehatan di lokasi wisata Kota Bogor.

Mengingat, Kota Bogor masih jadi salah satu lokasi wisata favorit warga ibukota Jakarta dan sekitarnya. Sehingga rawan penularan Covid-19 akibat kerumunan di masa liburan.

“Tadi arahan dari pemerintah pusat, meminta kepada pemerintah daerah untuk mempersiapkan dan memperketat protokol kesehatan di lokasi wisata. Sehubungan dengan adanya libur panjang,” kata Wakil Ketua Satgas Covid-19 Kota Bogor, Dedie Rachim, seusai mengikuti rapat secara virtual, Kamis (22/10).

Untuk itu, ia mengaku sudah berkoordinasi dengan dinas terkait dan Persatuan Hotel Restoran Indonesia (PHRI) Kota Bogor, untuk mempersiapkan diri menghadapi gelombang wisatawan ke Kota Bogor.

Baca Juga  Sudah 2 Minggu ABG Bantarjati Hilang Setelah Kenalan dengan Laki-Laki via Facebook, Ini Ciri-cirinya

Sebab, jika berkaca pada kejadian saat diperketatnya aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di DKI Jakarta, jumlah wisatawan di Kota Bogor meningkat cukup tinggi. Hal itu terlihat dari tingginya okupansi restoran dan cafe yang ada di Kota Bogor.

“Khusus lounge, kemudian coffee shop, kemudian juga restoran untuk membatasi jumlah jangan terlalu penuh. Jadi tetap kita berpatokan saat ini kita masih PSBB. Kalau bisa 50 persen atau diatur sedemikian rupa, tidak menumpuk di satu waktu untuk mereka yang melakukan kegiatan di dalam fasilitas hotel,” jelas Dedie.

Terkait dengan pengawasan, pihaknya sudah menyiapkan skenario untuk mengerahkan seluruh kemampuan dari tim Elang dan Merpati yang akan disokong oleh TNI, Polri dan Satpol PP.

Baca Juga  BKMT Ajak Jama’ah Sosialisasikan Pilgub 2017

Untuk disebar di seluruh lokasi wisata yang ada di Kota Bogor. Ia pun mengimbau kepada seluruh masyarakat, agar jangan terlalu bereuforia menyambut datangnya libur panjang.

“Kami mengimbau kepada masyarakat agar melakukan libur sehat, libur di rumah. Kondisi Kota Bogor meskipun hari ini zona oranye, kita tidak mau lagi tergelincir menjadi zona merah kalau tidak hati – hati. Perlu didukung dengan mematuhi protokol kesehatan,” tandasnya. (dil/b/ryn)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *