Kelompok Cipayung Plus Bogor Raya Bakal Kepung Istana Bogor Tolak Omnibus Law

by -

METROPOLITAN.id – Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Kelompok Cipayung Plus Bogor Raya akan menggelar aksi unjuk rasa di depan Istana Bogor, Kamis (8/10). Ada sekitar 300 mahasiswa dari berbagai organisasi yang akan ikut aksi menolak UU Omnibus Law ini.

Beberapa organisasi yang akan tergabung di antaranya PMII Kota dan Kabupaten Bogor, HMI Kota dan Kabupaten Bogor, IMM Bogor, KMHDI Bogor, PMKRI Bogor, GMKI Bogor, GMNI Bogor dan KAMMI Bogor.

Aksi akan digelar di depan pintu utama Istana Bogor pukul 13.00 WIB.

Ketua PMII Kota Bogor, Hamzah mengatakan, pihaknya telah melakukan rapat konsolidasi terkait rencana aksi demo di Istana Bogor.

Baca Juga  Selain Bangun Taman, Trotoar Alun-Alun Kota Bogor juga Diperbaiki, Biayanya Tembus Rp2 M

“Semalam kita sepakat untuk menggelar aksi di Istana Bogor dan sudah ada instruksi pimpian nasional se-Indonesia kita akan melakukan aksi sekitar jam 1. Kita kumpul di museum PETA dan long march menuju Istana Bogor,” ucapnya, Rabu (7/10).

Ia menyebut ada sekitar 300 orang yang akan mengikuti aksi esok hari.

Sementara itu, Sekkum HMI Kota Bogor, Sofwan mengatakan, pihaknya juga akan ikut dalam aksi esok hari.

“Hari ini (Rabu,red) kita khusus HMI Kota Bogor yang lakukan aksi, besok (Kamis,red) kami ikut juga. Kami bagi dua, ada yang ikut ke Jakarta dan ada yang ikut gabung dengan Kelompok Cipayung,” ungkapnya.

Tuntutan yang disampaikan pada demo nanti tetap sama, yakni menolak disahkannya Undang-Undang Cipta Kerja. Mereka menilai pengesahan undang-undang tersebut tergesa-gesa.

Baca Juga  Nurhayanti Tinjau Venue Di Seruni

“Apalagi di momentum covid yang dirasa semakin meningkat, pemerintah dan DPR malah fokus rumuskan undang-undang yang telah disahkan ini.¬†Seharusnya pemerintah fokus terhadad penanganan pandemi, bukan malah fokus mendatangkan investor dan mendatangkan tenaga kerja asing,” tegasnya.

Terkait pengamanan aksi demo, pihak Polresta Bogor Kota bakal menurunkan 300 anggota yang dibagi ke beberapa titik.

“Total ada 380 dari Polresta yang diturunkan. Tersebar di beberapa titik seperti di DPRD, Istana Bogor dan di pabrik,” ungkap Kabagops Polresta Bogor Kota, Kompol Prasetyo.

Untuk dari pihak Kodim 0606/Kota Bogor sendiri akan menurunkan sebanyak 50 personil. Selain pengamanan saat demo, polisi juga melakukan penyekatan di beberapa titik seperti di stasiun dan terminal. (Cr3/c/fin)

Baca Juga  Atlet FPTI Kota Hujan Berlaga di Asian Games

Leave a Reply

Your email address will not be published.