Komisi III DPRD bakal Cek Jalan Janala-Tegallega

by -

METROPOLITAN – Proyek peningkatan Jalan Raya Jana­la-Tegallega, Kecamatan Rum­pin, yang diduga dikerjakan asal-asalan, mengundang perhatian anggota DPRD Ka­bupaten Bogor. Sebab, jalan yang dikerjakan perusahaan penyedia jasa, PT Tri Manung­gal Karya, dengan konsultan pengawas PT Demensi Rona­kon, itu sudah retak padahal baru seminggu dibeton.

Ketua Komisi III DPRD Ka­bupaten Bogor Sastra Winara mengatakan, betonisasi yang retak itu masih masuk peme­liharaan penyedia jasa. Namun soal kewenangan pengawa­sannya, ia mengaku masih akan menunggu waktu serah terima pekerjaan. “Mungkin nanti kami dari Komisi III (akan, red) cek ke lokasi,” ka­tanya.

Sebelumnya, Camat Rumpin Rusliandy sudah mendapat­kan informasi langsung dari warga dan langsung meny­ampaikan informasi tersebut ke pihak UPT Dinas PUPR. ”Akan langsung menyampai­kannya kembali kepada pelaksana pekerjaan di la­pangan,” kata Rusliandy ke­pada Metropolitan.

Baca Juga  Banyak Proyek Gagal, DPRD Desak Kepala ULP Dievaluasi

Terpisah, Kepala Unit Pelaks­ana Teknis (UPT) Infrastruk­tur Jalan dan Jembatan Wi­layah Leuwiliang, Zaitun Nur Azizah, mengaku sudah mem­beri tahu pihak kontraktor proyek jalan tersebut. Ia me­minta wartawan menanyakan langsung ke pihak penyedia jasa. ”Sudah disampaikan, nanti dicek kembali. Penga­wasan proyek ini ada pada pihak konsultan (pengawas, red), UPT hanya monitoring,” ucap Zaitun.

Sebelumnya, warga Desa Cipinang, Hasanudin, menilai kondisi jalan tersebut keku­rangan rangka besi di bagian tengahnya. Padahal sesuai Rancangan Anggaran Belanja (RAB), jalan itu bakal dilin­tasi truk tronton. ”Jalan baru dicor sudah pada tembus, padahal belum dilintasi. Baru dicor hampir seminggu,” tan­dasnya. (mul/c/els/run)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *