Kota Bogor Dikepung Banjir dan Longsor, Sekolah dan Pos Damkar Terendam

by -

METROPOLITAN.id – Hujan deras yang melanda wilayah Bogor pada Sabtu (24/10) sore menyebabkan bencana banjir dan longsor di beberapa lokasi. Mayoritas lokasi bencana berada di wilayah Kecamatan Bogor Utara.

Dari informasi yang dihimpun Metropolitan.id, ada 10 lokasi banjir dan longor yang terjadi usai hujan lebat. Lokasi pertama berada di Kampung Tarikolot, Kelurahan Ciluar, Bogor Utara, dimana terjadi longsor tebingan sepanjang 10 meter dan tinggi 3 meter.

Akibat kejadian itu akses jalan warga tertutup. Lokasi longsor kedua terjadi di lokasi yang sama, yakni dinding pembatas saluran pengairan ambruk.

Longsor juga terjadi di Kampung Tanah Baru Bojong Jengkol, Kelurahan Tanah Baru, Bogor Utara.

Tanah longsor mengakibatkan dinding kamar mandi dan dapur milik warga bernama Abdul Rahman ambruk.

Kemudian, longsor terjadi di Kelurahan Kencana, Kecamatan Tanahsareal, Kota Bogor.

Tebing sepanjang 14 meter dan tinggi 4 meter longsor dan mengancam rumah milik warga bernama Jamaludin.

Selain longsor, bencana banjir juga terjadi di beberapa titik. Banjir terjadi di Kampung Ceger, Kelurahan Tegalgundil, Bogor Utara. Banjir merendam 98 rumah di 2 RW dengan ketinggian 20 sentimeter dan 30 sentimeter.

Banjir juga terjadi di Kampung Ciheuleut, Kelurahan Cibuluh, Bogor Utara yang merendam 60 rumah dengan ketinggian 1 meter.

Lokasi selanjutnya, banjir terjadi di wilayah Perumahan Pondok Aren, Kelurahan Ciluar, Bogor Utara.

Banjir disebabkan tanggul di pinggiran kali jebol hingga merendam 50 rumah dengan ketinggian air 30 sentimeter.

Selain itu, banjir juga melanda Perumahan Griya Cimanggu Indah, Kelurahan Kedungbadak, Kecamatan Tanahsareal.

Pos Pemadam Kebakaran Unit Cibuluh, Kelurahan Tanahbaru, Kecamatan Bogor Utara juga sempat terendam banjir. Banjir juga melanda SMAN 2 Kota Bogor di Kelurahan Budi Agung, Tanahsareal, Kota Bogor, dimana banjir lintasan setinggi sekitar 20 cm memenuhi area sekolah.

Selain banjir dan longsor, pohon tumbang terjadi di Kampung Kukupu, Kelurahan Cibadak, Kecamatan Tanahsareal. Pohon petai setinggi 5 meter menimpa atap rumah milik warga bernama Mahmud.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor, Priyatnasyamsah mengatakan banjir dan longsor di Kota Bogor terjadi karena intensitas hujan cukup tinggi Sabtu sore.

“Banjir di wilayah Bogor Utara terjadi karena aliran Sungai Ciheuleut dan Sungai Ciparigi meluap,” katanya dalam keterangan yang diterima.

Ia menyebut tak ada korban jiwa akibat bencana longsor dan banjir tersebut. Pihaknya dan warga saling membantu untuk membenahi sisa-sisa banjir dan longsor.

Hujan deras di wilayah Bogor juga membuat ketinggian air di Bendung Katulampa menyentuh angka 130 cm dengan status siaga 3. Kenaikan terjadi pukul 18.35 WIB. (Cr3/d/fin)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *