Panduan Kurikulum Kampus Merdeka Dirilis

by -

METROPOLITAN – Terkait program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM), Kemendikbud meluncurkan buku panduan program MBKM berjudul ‘Panduan Penyusunan Kurikulum Pendidikan Tinggi di Era Industri 4.0 untuk Mendukung Merdeka Belajar-Kampus Merdeka’. Selain itu, Kemendikbud juga meluncurkan aplikasi program ’Merdeka Belajar-Kampus Merdeka’.

Buku dan aplikasi ini merupakan panduan dalam menerapkan program MBKM serta panduan bagi para pemangku kepentingan program studi di Indonesia agar dapat merekonstruksi kurikulum yang ada sesuai dengan perkembangan zaman.

Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti), Nizam, menjelaskan, perubahan kurikulum selaras dengan peran pendidikan tinggi sebagai transisi dari dunia pendidikan ke dunia kerja.

“Kurikulum harus betul-betul menyiapkan learning outcome. Jadi, seorang sarjana itu harus bisa apa, skill apa yang harus dimiliki, dan kemampuan komunikasi seperti apa. Maka itulah kenapa kita harus mengubah kurikulum dan cara pandang kurikulum itu sendiri,” ucap Nizam dalam keterangan tertulis, Sabtu (10/10).

Terkait revolusi industri 4.0, Nizam menyampaikan bahwa itu harus disertai dengan hilangnya kompetensi lama seiring dengan kemajuan teknologi mesin. Sehingga banyak pekerjaan lama yang hilang dan muncul pekerjaan baru. Perguruan tinggi harus menyiapkan para mahasiswa untuk menghadapi hal tersebut dengan nilai tambah yang lebih tinggi.

“Kampus itu tidak cukup untuk menjadi tempat bagi mahasiswa mendapatkan ilmu pengetahuan, teknologi dan mengembangkan dirinya. Soft skill, hard skill, tidak mungkin hanya bisa diperoleh melalui pembelajaran di dalam kampus. Self-directed learning menjadi kebutuhan dan kompetensi esensial bagi setiap mahasiswa,” lanjutnya.

Dengan diluncurkannya buku panduan serta aplikasi untuk mendukung implementasi program MBKM, dia berharap hal ini bisa bermanfaat bagi perguruan tinggi. Dengan begitu, kampus dapat menghasilkan insan Indonesia yang beradab, berilmu, profesional dan kompetitif di era revolusi industri serta berkontribusi terhadap kesejahteraan kehidupan bangsa. (jp/feb/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *