Polres Bogor Buru Pemasok Narkoba Alumni SMK

by -

METROPOLITAN – Kasus ditangkapnya 12 alumni SMK di vila Ciampea yang terbuk­ti positif narkoba masih di­tangani Polres Bogor.

Kasat Narkoba Polres Bogor, AKP Eka Candra Mulyana, menuturkan, dari hasil pe­meriksaan yang telah dilaku­kan, 12 alumni SMK di Kota Bogor positif narkoba. Sedang­kan 21 orang lagi, hasil tes urinenya negatif dan sudah dikembalikan ke rumah orang tuanya.

Meski ke-12 orang sudah diajukan untuk menjalani rehabilitasi di BNN Lido, pi­haknya masih melakukan pengembangan atas kasus ini. “Kami masih mengembang­kan penyelidikan kasus ini terkait bandar atau pengedar yang memasok para remaja tersebut,” kata Eka.

Sebelumnya, 33 muda-mu­di harus berurusan dengan aparat kepolisian setelah ter­jaring Operasi Yustisi pada Jumat (2/10). Mereka mela­kukan aktivitas kumpul-kum­pul sambil pesta miras di tengah pandemi Covid-19.

Baca Juga  Pemuda di Bogor Pesan Tembakau Sintetis dari Makassar, Ditumpuk Pakaian Dikirim Lewat Jasa Ekspedisi

Tidak hanya miras, polisi juga mengamankan narkoba berupa tiga linting ganja dan lima obat-obatan keras daftar G yang hanya bisa dikon­sumsi dengan resep dokter.

Barang bukti ganja didapat dari tersangka berinisial AS (32), kemudian AN (25) pela­ku penyalahgunaan ganja, lalu JM (20) sebagai pemilik obat terlarang dan JL (37) ke­tua panitia acara.

Kapolres Bogor, AKBP Roland Ronaldy, menegaskan, jajaran Polres Bogor akan terus mela­kukan Operasi Yustisi di wi­layah sebagai upaya masif pencegahan penyebaran Co­vid-19. ”Kecuali dalam Ope­rasi Yustisi ditemukan ada tindak pidana, itu hal yang berbeda dan akan langsung kami proses sesuai prosedur,” tegasnya. (mul/c/els/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *