Ratusan Buruh Long March di Jalan Jakarta-Bogor, Ajak yang Lain Bersolidaritas

by -

METROPOLITAN.id – Menolak keras disahkannya Undang-Undang Cipta Kerja atau Omnibus Law oleh DPR RI, ratusan buruh menggelar aksi long march di Jalan Raya Jakarta-Bogor, Selasa (6/10). Para buruh yang tergabung dalam organisasi Persaudaraan Pekerja Muslim Indonesia (PPMI) Kabupaten Bogor ini juga mengajak buruh lain turun ke jalan untuk bersolidariyas.

Selama long march, para buruh ini meneriaki setiap pabrik yang dilintasi untuk mengajak pekerja lainnya bergabung.

Awalnya, mereka berkumpul di Kawasan Sentul, Kabupaten Bogor sekitar pukul 12.20 WIB. Lalu, mereka melakukan aksi long march dengan berjalan kali dan beberapa menggunakan sepeda motor ke arah Jalan Raya Jakarta-Bogor.

Saat melintasi setiap pabrik di Jalan Raya Jakarta-Bogor, para buruh ini meneriaki karyawan yang masih bekerja untuk bergabung dengan mereka.

Baca Juga  Cuti Lebaran PNS dan Buruh Dibedakan

“Ayo keluar, kita bareng-bareng longmarch gelar aksi tolak undang-undang cipta kerja,” teriak para buruh. Rombongan long march ini berjalan ke arah Simpang CCM, kemudiam putar balik dan kembali ke Sentul.

Aksi buruh itu juga dikawal oleh anggota Polres Bogor, baik di depan maupun di belakang dengan menggunakan mobil patroli.

Aksi yang dilakukan oleh ratusan buruh tergabung dalam PPMI ini membuat Jalan Raya Jakarta-Bogor macet.

Ketua PPMI Kabupaten Bogor, Arif Deka mengatakan, seluruh anggota PPMI Kabupaten Bogor ada yang melakukan aksi di pabriknya masing-masing dan ada pula yang turun ke jalan.

“Sekarang masih di lokasi (pabrik) masing-masing, lagi santai menunggu yang lain juga, ada juga yang saat ini sudah bergerak,” katanya.

Baca Juga  Buruh Demo Minta Thr Rp8 Juta

Arif menilai anggota dewan dan pemerintah lebih memilih untuk mendengar kelompok kecil yang diuntungkan oleh aturan ini. (Cr3/b/fin)

Leave a Reply

Your email address will not be published.