Serangan Geng Motor di Bogor Terekam CCTV Masjid, Begini Kesaksian Warga

by -

METROPOLITAN.id – Aksi brutal geng motor menyerang kampung warga kembali terjadi di wilayah Kota Bogor. Aksi tersebut terekam CCTV masjid. Warga pun gerah dengan aksi geng motor yang mulai meresahkan ini.

Kejadian yang terbaru, penyerangan geng motor ke kampung warga terjadi di Jalan Brigjen Saptadji, Kampung Cemplang Baru, Kelurahan Cilendek, Kecamatan Bogor Barat, Selasa (20/10) dini hari. Aksi mereka terekam CCTV masjid.

Seorang warga, Wahyu (20) mengatakan, saat kejadian ia baru saja beres makan di warung dekat lokasi penyerangan.

“Saya lagi beres makan. Tengok keluar ada suara-suara berisik, ternyata di jalan udah rame,” ucapnya, Rabu (21/10).

Lanjutnya, lokasi tempat ia makan dengan jalan raya cukup dekat hanya sekitar 50 meter. Setelah mendengar suara bising motor, tiba-tiba para geng motor ini menyerang masuk ke dalam perkampungan.

Baca Juga  Tahun Ajaran Baru, Kegiatan Belajar di Bogor Coba Pakai Aplikasi Online

Ada sekitar 10 orang yang berlari menuju perkampungan sambil menenteng berbagai senjata tajam.

“Saya langsung masuk dan tutup rolling door. Saya udah gak tahu lagi gimana kejadiannya. Cuma dengar suara berisik,” ungkapnya.

Ia menyebut kejadian penyerangan tersebut begitu cepat, hanya sekitar 3 menit. Setelah melakukan penyerangan, anggota geng motor ini langsung pergi.

Warga lainnya, Ridwan (40) mengaku geram dengan kelakuan anggota geng motor ini.

“Ini┬áKalo kita lawan gak ada abis-abisnya, tolong lah semua pihak, pemerintah, polisi bergerak mengusut ini,” ungkapnya.

Ridwan menyebut kalau peristiwa penyerangan ini sudah terjadi berkali-kali.

Sementara itu, Kapolsek Bogor Barat, Kompol Sundarti mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait penyerangan geng motor.

Baca Juga  Hati-Hati, 4 Jalan di Kota Bogor Rawan Pembacokan dan Tawuran

“Kita masih lidik. Kita koordinasi dengan tokoh masyarakat, dan mengimbau warga untuk waspada dan tidak nongkrong di pinggir jalan. Dan portal pukul 00.00 WIB harus ditutup,” ungkapnya.

Kanit Jatanras Polresta Bogor Kota, Ipda Roy mengatakan, pihaknya sudah melakukan penyelidikan melalui rekaman CCTV masjid.

“Sudah monitor. Sepertinya ada kemiripan (pelaku geng motor) dengan yang kemarin,” singkatnya. (Cr3/c/fin)

Leave a Reply

Your email address will not be published.