Tolong… Yudi Butuh Bantuan Rp50 Juta

by -
Arifal-Radar-Bogor

METROPOLITAN – Tak ada orang tua yang tega membi­arkan anaknya menderita. Mereka akan mengusahakan yang terbaik untuk anak-anaknya. Hal itulah yang dila­kukan Sunaryo (60) dan Nengsih (55), orang tua Yudi Guntara (33), penderita hy­pertiroid.

Berawal dari benjolan di sekitar leher anaknya, hingga kini mengalami luka di ba­gian bola mata. Warga Kam­pung Cikeas Nagrak, RT 04/01, Desa Nagrak, Kecamatan Gunungputri, Kabupaten Bo­gor, rela bekerja lebih keras untuk biaya pengobatan anak tunggalnya.

“Padahal Yudi harapan satu-satunya. Semenjak dia sakit, kami (orang tua, red) tahu harus lebih keras bekerja. Apalagi zaman sekarang serba susah. Kami ya, serabut saja yang penting ada untuk biaya pengobatan dan makan sehari-hari,” ungkap Nengsih, kemarin.

Nengsih menceritakan se­belumnya anaknya merupa­kan tulang punggung kelu­arga. Sejak didiagnosis men­derita hypertiroid, kesehatan anaknya terus menurun hingga tak mampu lagi be­kerja.

“Anak saya sebelumnya kerja di jasa pengantar barang. Pada 2014 lalu dia dinyatakan menderita penyakit tersebut. Awalnya ya benjolan di leher seperti gondok, tapi terus ke bagian mata sampai saat ini. Dia tidak bisa melihat,” katanya.

Upaya untuk kesembuhan pun terus dilakukan orang tua. Namun, apa daya keterbata­san biaya membuat Yudi ha­rus kembali dirawat di rumah. Padahal untuk meringankan penyakitnya perlu adanya upaya dengan tindakan ope­rasi. Keluarga berharap ada­nya dermawan yang bisa membantu meringankan biaya pengobatan anaknya, sebab anaknya merupakan harapan keluarga.

“Kami sudah habis-habisan. Terakhir dokter bilang untuk segera dilakukan operasi agar tidak membahayakan nyawa­nya. Kami bingung karena BPJS pun sudah menunggak dan biaya yang harus dikelu­arkan sekitar Rp50 jutaan. Saya sekarang jualan gado-gado,” tutupnya. (all/rb/els/run)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *