Usut Penyerangan Geng Motor di Bogor, Polisi Terjunkan 2 Unit Pasukan

by -

METROPOLITAN.id – Polresta Bogor Kota langsung menerjunkan 2 unit pasukannya untuk mengusut kasus penyerangan geng motor ke perkampungan warga. Diduga motif dari anggota geng motor melakukan penyerangan hanya mencari gara-gara.

Kasubag Humas Polresta Bogor Kota, Ipda Rachmat Gumilar mengatakan, pihaknya menurunkan 2 unit tim yakni Unit Kriminal Umum dan Unit Jatanras.

“Jadi semuanya bergerak dan mereka sudah bergerak untuk melakukan penyelidikan,” ucapnya saat dihubungi Metropolitan.id, Senin (5/10).

Menurutnya, anggota geng motor ini tak hanya berulah di satu lokasi saja, melainkan di 3 lokasi di waktu yang sama.

Pertama di wilayah Kelurahan Cikaret Bogor Selatan, lalu di Cilendek Bogor Barat dan Jalan KH Abdullah Bin Nuh di Tanahsareal.

Baca Juga  Ada Keterlambatan dan Baru 37 Persen, Bima Arya Minta Kontraktor Proyek Masjid Agung Kota Bogor Tambah Pekerja

Rachmat juga menyebut jik para anggota geng motor ini berulah hanya karena ingin cari gara-gara.

“Geng mltor itu tidak mutlak asli orang Bogor, bisa saja dari luar kota, jadi masih samar. Mereka cari gara-gara,” tutur Rachmat.

Terkait dengan dari mana anggota geng motor tersebut berasal, Rachmat enggan menuturkan lebih lanjut. Ia menekankan kalah kasus ini masih dalam penyelidikan polisi.

Namun, ada informasi dari warga yang menyebut kalau geng motor tersebut bernama TOM alias Tim Ogah Mundur. Mereka diduga pecahan dari geng motor XTC dan kemudian melakukan perekrutan baru.

“Saya tidak bisa menyatakan yang jelas ini dalam penyelidikan. Dan 2 tim ini telah bergerak,” ucap Rachmat.

Baca Juga  Kaos Adem, Harga Murah

“Kita imbau supaya masyarakat jangan nongkrong di jalan, ikuti imbauan dari polisi yang patroli. Jangan kucing-kucingan karena itu bisa mengundang aksi kejahatan. Kami juga mengimbau masyarakat untuk berhati-hati dan jangan keluyuran,” sambungnya.

Sementara, seorang warga Gang Minabakti, Kampung Cikaret, Kelurahan Cikaret, Bogor Selatan, Itang (25) mengatakan, warga di kampungnya tak pernah bermasalah dengan anggota geng motor tersebut.

“Gak pernah ada masalah. Ini kejadian yang pertama kali,” ucapnya. Ia berhadap agar pihak kepolisian segera mengusut kasus ini dan menangkap para pelaku. (Cr3/d/fin)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *