150 Lapak PKL Parung Dibongkar Satpol PP

by -

METROPOLITAN – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bogor men­ghancurkan 150 lapak Peda­gang Kaki Lima (PKL) di bahu Jalan Raya Parung, Kecamatan Parung, kemarin. “Jadi ini kegiatan rutin setiap Rabu sebagai upaya penertiban PKL depan pasar dan bahu jalan. Nantinya akan dilakukan kerja sama dengan dimasuk­kan ke pasar milik pemerintah,” kata Kasatpol PP Kabupaten Bogor, Agus Ridhallah, usai penertiban PKL.

Sekretaris Satpol PP Kabu­paten Bogor Iman Wahyu Budiana menambahkan, kegiatan ini bagian dari uji coba program tertib pasar. Pihaknya akan menertibkan PKL yang berada di bahu ja­lan, trotoar dan tempat-tem­pat yang dilarang untuk ber­jualan. Dalam giat ini, petu­gas sekaligus melakukan kegiatan Operasi Yustisi di­siplin protokol kesehatan untuk masyarakat yang ber­aktivitas di wilayah Pasar Parung. ”Giat ini adalah pro­gram dari Pak Kasat Pol PP yang dikoordinasikan dengan berbagai SKPD terkait lain­nya. Terutama dengan pihak PD Pasar Tohaga,” katanya.

Baca Juga  Sekda Tinjau Lahan untuk RSUD Bogor Utara, Lokasinya Ada di Parung

Selain melaksanakan ope­rasi penertiban, pihaknya juga melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masy­arakat dan pedagang agar tidak berjualan di tempat yang dilarang, seperti bahu jalan/ trotoar dan lainnya. ”Ope­rasi berjalan lancar dan kon­dusif. Nanti akan dilakukan evaluasi sekaligus koordi­nasi lebih jauh dengan PD Pasar Tohaga, di mana para PKL ini akan ditempatkan,” ujarnya.

Kepala Unit Satpol PP Ke­camatan Parung, Endang Darmawan, menerangkan giat operasi tertib pasar di wilayah Pasar Parung me­nyasar para PKL yang berjua­lan di area badan jalan serta bahu jalan/trotoar Jalan Raya Haji Mawi, Jalan Raya Parung dan Jalan Tulang Kuning Desa Waru. ”Beberapa lapak PKL yang berada di lokasi terlarang untuk berjualan, langsung kami bongkar dan ditertibkan karena meng­ganggu ketertiban umum dan melanggar aturan,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Unit Pasar Parung Andang Iskan­dar mendukung adanya giat tertib pasar tersebut, khus­usnya di wilayah Pasar Parung. ”Semoga lalu lintas sepanjang Jalan Raya Parung, Jalan Haji Mawi dan Jalan Tulang Kuning bisa kembali lancar untuk kepentingan masyara­kat umum,” pungkasnya. (sir/ mul/c/els/run)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *