Gareth Bale Kembali Bergairah

by -

METROPOLITAN – Gareth Bale tampaknya memang tidak betah berlama-lama di Real Madrid. Tak ayal, selama di sana, ia banyak diamnya. Lho, mengapa? Gareth Bale dipin­jamkan Real Madrid ke Tot­tenham Hotspur selama musim 2020/2021 ini. Bale pun kem­bali mendapat waktu bermain di Liga Inggris, di bawah asuhan Jose Mourinho.

Sejauh ini, Gareth Bale sudah diturunkan tiga kali di Liga Inggris dan mencetak satu gol. Serta di Liga Europa, tiga kali dan bikin satu assist. Rekan Gareth Bale, Sergio Reguilon, yang juga berasal dari Real Madrid, mengaku melihat ada perbedaan besar pada Gareth Bale. Bukan sekadar permainan di lapangan.

”Bale lebih banyak berbicara di sini. Dia berbicara kepada semua orang,” kata Reguilon. ”Mungkin masalah utama Ga­reth Bale di Madrid adalah bahasa. Sehingga dia sulit ber­komunikasi yang mayoritas menggunakan bahasa Spa­nyol,” lanjutnya.

Sergio Reguilon juga men­gungkapkan, Gareth Bale be­gitu lebih bahagia di Tottenham Hotspur ketimbang di Real Madrid. Regulion jadi ikut senang. ”Bale sangat nyaman berada di sini dan lebih baha­gia. Itu suatu hal yang positif bukan?” kata Reguilon.

Gareth Bale membela Real Madrid sejak dibeli dari Spurs di 2013. Tujuh tahun di Real Madrid, Bale mencetak 105 gol dari 251 penampilan di seluruh kompetisi. Pemain asal Wales yang berusia 31 tahun itu juga mampu mempersembahkan empat titel trofi Liga Champi­ons, empat Piala Dunia Antar­klub, empat Piala Super Eropa dan dua Laliga.

Selain rekan satu timnya, Timnas Wales ikut senang karena Gareth Bale kembali ke Tottenham Hotspur. Asi­sten Pelatih Wales Robert Page yakin Bale kini jatuh cinta lagi dengan sepak bola. Bale kembali ke Tottenham sebagai pemain pinjaman dari Real Madrid untuk mu­sim 2020/21. Kepindahan itu mengakhiri periode sulit winger lincah tersebut setelah ‘dibekukan’ Pelatih Zinedine Zidane.

Hubungan Bale dan Zidane sudah kadung retak. Sekali pun Bale berjasa dalam sukses Madrid meraih delapan trofi mayor selama tujuh musim. Gareth Bale kini bersama tim­nas Wales dalam melakoni tiga pertandingan internasio­nal. Page berharap, Bale se­gera mendapatkan kembali performa terbaiknya. ”Menurut saya, dia menikmati sepak bolanya lagi. Dia sungguh-sungguh menyukainya. Selama saya terlibat dia tidak pernah absen dalam pemusatan lati­han, selain yang terakhir (di Oktober) karena cedera,” ka­tanya.

”Sekarang dengan berada di tempat seperti Tottenham, dia memiliki seorang mana­jer (Jose Mourinho, red), yang menginginkan dia di sana dan menginginkan dia untuk ber­main di setiap pekan atau mereka sedang membangun dia agar bisa bermain selama 90 menit secara konsisten. Kami sekarang memiliki seo­rang pemain yang sudah jatuh cinta lagi dengan sepak bola dan sedang menikmati per­mainannya. Mudah-mudahan dia akan mendapatkan ganja­ran dari hal itu juga,” sam­bungnya. (dtk/mam/run)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *