Hiswana Migas Waswas Diterpa Isu Mogok Kerja Nasional

by -

METROPOLITAN – Setelah diwarnai sejumlah kontro­versi dan penolakan serta aksi mogok kerja, Presiden Joko Widodo tetap menan­datangani Omnibus Law Undang-undang (UU) Cipta Kerja pada Senin (2/11). UU tersebut pun tercatat sebagai Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja dan berlaku mulai tang­gal diundangkan. Bahkan, isu-isu terkait akan dilakukan­nya mogok kerja ikut mencuat.

Seperti di Kota Bogor dika­barkan sejumlah karyawan akan melakukan mogok kerja massal. Hal itu rupanya mem­buat Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas (Hiswana Migas) ikut cemas.

Namun, Ketua Hiswana Mi­gas DPC Bogor Raya, Asep Erry Junaedi, menjamin bahwa seluruh karyawan yang ter­gabung dalam Hiswana Mi­gas tidak akan melakukan aksi mogok kerja dan memas­tikan akan tetap mendistri­busikan BBM dan gas elpiji, baik subsidi maupun non­subsidi dengan menerapkan protokol kesehatan, meng­ingat saat ini masih terjadi pandemi Covid-19. “Kami pastikan tidak akan ada aksi mogok kerja agar pendistri­busian elpiji dan BBM tetap berjalan,” katanya kepada Metropolitan, Selasa (10/11).

Baca Juga  Pertamax Naik, Premium Menyusul

Selain itu, Asep menamba­hkan bahwa Hiswana Migas DPC Bogor akan bekerja sama dengan PT Pertamina serta pemerintah daerah setempat untuk menjaga stok gas el­piji dan BBM tetap aman.

Berdasarkan data Hiswana Migas Bogor Raya, selama satu bulan rata-rata lima juta tabung gas elpiji disalurkan di Bogor Raya. Sedangkan untuk jumlah SPBU yang akan dipastikan tetap beroperasi ada 134 SPBU. “Jumlah pen­gusaha yang tergabung di Hiswana Migas ada 301 pen­gusaha dengan total kurang lebih 4.000-an karyawan,” jelasnya.

Asep Erry juga mengimbau seluruh pengusaha migas Bogor beserta karyawannya tetap mematuhi protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19 serta tak mudah terprovokasi penyebaran be­rita hoax yang belum jelas kebenarannya yang bisa me­nyebabkan gangguan kamtib­mas. (dil/a/mam/py)

Baca Juga  Hayoo... DPR Endus Ada Mafia Migas

Leave a Reply

Your email address will not be published.