Ini Kata Warga Soal Sosok Pembunuh Guru Ngaji di Cibinong

by -615 views

METROPOLITAN.id – Pelaku pembunuhan guru ngaji di Cibinong, Kabupaten Bogor ternyata orang dekat korban. Pelaku merupakan suami dari pembantu yang tiap hari bekerja di rumah korban.

Salah seorang warga, Dani Kurniawan mengatakan, pelaku dikenal sebagai sosok yang supel alias mudaj bergaul.

“Kesehariannya sebetulnya orangnya supel, gaul, humoris, kalau ketemu orang juga sering nyapa,” kata Dani, Kamis (5/11).

Ia sendiri mengenal pelaku sejak lima tahun belakangan. Karena sifatnya yang mudah bergaul, Dani tak menyangka jika pelaku tega melakukan aksi pembunuhan sadis.

“Biasanya setiap hari ketemu, dia kan profesinya travel. Sudah sekitar lima tahun kenal. Makanya nggak nyangka kalau dia pelakunya sampai berbuat sadis begitu. Kaget beneran,” ungkapnya.

Baca Juga  Viral Puluhan Buaya Penangakaran di Bogor Lepas, Ini Kata BKSDA

Sebelumnya diberitakan, kepolisian berhasil mengungkap misteri kematian guru ngaji yang tewas dalam sumur di Cibinong, Kabupaten Bogor, Selasa (3/11). Pelaku berinisial K alias A merupakan suami dari pembantu yang bekerja di rumah korban.

Kapolsek Cibinong AKP I Kadek Vemil mengatakan, pelaku membunuh korban karena sakit hati ditagih hutang.

Pada awal Oktober, pelaku sempat meminjam uang kepada korban sebesar Rp500 ribu. Selang seminggu, korban kembali meminjam uang dengan nominal yang sama.

Pelaku meminjam uang dengan alasan untuk membayar sewa mobil karena akan pulang ke Jawa. Namun di sana, pelaku tak mendapat uang seperti yang diperkirakan.

“Prediksi pelaku mendapat uang saat di Jawa meleset. Pelaku pusing dan bingung membayar hutang ke korban,” ujar Kadek, Rabu (4/11) malam.

Baca Juga  Ruas Jalan Cibedug-Banjarwaru Langganan Macet

Di pertengahan bulan, korban sempat menagih uang yang dipinjam pelaku. Di situ, korban merasa sakit hati ditagih dan merencanakan pembunuhan.

Hingga akhirnya pada Minggu (1/11) malam sekitar pukul 22.00 WIB, pelaku masuk lewat jendela saat korban baru pulang dari acara maulid.

Di dalam rumah, korban hanya bertiga dengan dua anaknya yang sudah tertidur. Sementara sang suami masih di musala karena mendapat tugas menjadi MC maulid.

Saat korban berada di ruang tamu, pelaku langsung membawanya ke dapur dan dihabisi. Korban ditendang dan dipukuli dengan tangan kosong hingga giginya copot.

Usai korban tak berdaya, muncul ide untuk membuang korban ke dalam sumur di belakang rumahnya.

Baca Juga  RATUSAN BANPOL PP SUDAH SIAP TUGAS

Pelaku lalu memindahkan korban dari dapur dan membuangnya ke sumur dengan posisi kepala di bawah.

“Pengakuan pelaku sudah merencanakan dari pertengahan bulan. Setelah dihabisi, dari situ pelaku ada ide membuang ke dalam sumur. Jadi motifnya sakit hati,” terangnya.

Usai membunuh, pelaku mengambil HP korban dan menggadaikannya. Sebelum digadaikan, pelaku sempat menghidupkan HP untuk menghapus data-data.

“Dari situ kita melakukan pengejaran dan pelaku berhasil ditangkap. Pelaku berprofesi sebagai sopir lepas, kadang jadi sopir travel, atau kalau ada yang rental dia juga biasa nyopirin,” terangnya.

Pelaku ditangkap pada Rabu (4/11) saat sedang berbelanja di warung. Pelaku dijerat pasal pembunuhan berencana dengan ancaman penjara 20 tahun. (fin)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *