Kemendikbud Kenalkan Vokasi lewat Cover Lagu

by -

METROPOLITAN – Direk­torat Jenderal Pendidikan Vokasi, Kementerian Pen­didikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mengenal­kan pendidikan vokasi dengan menyelenggarakan Lomba Cover Lagu “Condong pada Mimpi – Vokasi Berjaya” (CPM-VB).

Tercatat dari 1.000 video yang bersaing dalam ajang ini, berikut nama-nama pe­menang yang berhasil meraih juara di tiap kategorinya. Untuk kategori A (peserta didik, pendidik, civitas aktif pada satuan pendidikan vokasi), juara pertama ada­lah Btari Chinta dari Lem­baga Kursus dan Pelatihan (LKP) Sekolah Musik Vidi Vici. Juara kedua adalah Pro-Vokasi dari Vokasi Univer­sitas Brawijaya. Juara ketiga adalah Yula Diana dari SMK Negeri 1 Grati.

Selanjutnya untuk kate­gori B (umum dan alumni vokasi) juara pertama ada­lah Olive Prima asal Depok, Jawa Barat. Juara kedua adalah Purnama Nuraeni asal Kota Bogor, Jawa Barat. Juara ketiga adalah EBB asal Kabupaten Tulungagung.

Baca Juga  Pendidikan Karakter Sebagai Bentuk Revolusi Mental

Berikutnya, untuk kate­gori C (politeknik dan sa­tuan pendidikan vokasi) juara pertama adalah LKP Nuning. Juara kedua adalah SMKS TI Muhammadiyah Cikampek. Juara ketiga ada­lah Indonesia Tourism School-Bali.

Terakhir, Kemendikbud juga memberi apresiasi un­tuk pemenang kategori eks­pos digital yaitu Politeknik Maritim Negeri Indonesia, Politeknik Negeri Lampung dan Sekolah Vokasi Institut Pertanian Bogor (IPB).

Selain lebih memperke­nalkan vokasi kepada kha­layak luas, Direktur Jenderal (Dirjen) Pendidikan Vokasi, Kemendikbud, Wikan Sakarinto, juga ingin menga­jak generasi muda melanjut­kan pendidikan sesuai minat (passion). Melalui lagu CPM-VB, ia berharap, anak-anak mengetahui pendidikan vokasi dan dapat memilih jalur ini dengan lebih yakin jika itu memang mimpi, gairah dan minat mereka.

Baca Juga  Galakkan Pendidikan Karakter lewat Dongeng

“Saya ingin menyampaikan pesan yang memotivasi ge­nerasi muda dan orang tua juga harus tahu passion bakat anak. Jangan anggap versi kebahagiaan anak ada­lah versi kebahagiaan orang tua. Jangan sampai keter­paksaan itu terjadi kepada anak-anak kita” jelasnya dalam taklimat media yang berlangsung di Jakarta, Jumat (27/11). (jp/feb/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *