Lintasan LRT Jabodetabek Tahap I Rampung

by -
Ilustrasi LRT (Lintas Rel Terpadu) di Jakarta. Rencana pembangunan Lintas Rel Terpadu (LRT) Jakarta Fase II Pulogadung-Kebayoran Lama, terpaksa harus dibatalkan oleh pemerintah pusat. (Dery Ridwansah/JawaPos.com)

METROPOLITAN – Proyek pembangunan Kereta Api Ringan Jakarta-Bogor-Depok-Bekasi (LRT Jabodebek) memasuki babak baru. Jembatan bentang panjang (long span) terakhir proyek LRT Jabodetabek di Stasiun LRT Jabodebek Dukuh Atas, Jakarta, telah rampung atau tersambung pada Rabu (11/11).

Dengan penyambungan bentang panjang terakhir itu, seluruh trase LRT Jabodebek tahap I sepanjang 44 km yang menghubungkan Cawang-Cibubur, Cawang-Kuningan-Dukuh Atas dan Cawang-Bekasi Timur, telah tersambung secara keseluruhan.

Direktur Utama PT Adhi Karya (Persero) Tbk Entus Asnawi Mukhson bersyukur atas rampungnya tahap ter­sebut. ”Alhamdulillah, seluruh pekerjaan konkret di atas untuk LRT Jabodebek tahap I ini sudah kita selesaikan. Alhamdulillah pula sesuai dengan rencana waktu yang telah ditetapkan,” ungkap Entus.

Entus menuturkan, jemba­tan bentang panjang terakhir sepanjang 218 meter itu di­pasang di Stasiun Dukuh Atas, Kuningan, Jakarta Selatan dan dibangun di atas parkiran bawah tanah.

Baca Juga  Pengantin Bom Incar Pelantikan Jokowi

Ia menyebut pembangunan di atas parkiran bawah tanah itu menjadi tantangan bagi tim pelaksana karena struktur yang dibangun harus tetap kokoh, tetapi tidak meng­ganggu bangunan yang ada.

Dengan penyambungan bentang panjang terakhir itu, seluruh trase LRT Jabodebek tahap I sepanjang 44 km yang menghubungkan Cawang-Cibubur, Cawang-Kuningan-Dukuh Atas dan Cawang-Bekasi Timur, telah tersambung secara keseluruhan.

Sementara itu, Menteri Per­hubungan Budi Karya Su­madi mengapresiasi penyam­bungan bentang panjang terakhir yang menandakan rampungnya proyek trans­portasi massal itu.

”Pengecoran terakhir ini menandai rampungnya ke­giatan konstruksi tahap per­tama sepanjang 44 km yang terbagi tiga lintasan yakni Cawang-Cibubur, Cawang-Dukuh Atas dan Cawang-Bekasi Timur,” katanya.

Budi juga mengapresiasi diraihnya rekor Muri atas ca­paian penggunaan teknologi yang digunakan kontraktor pelat merah itu. Ia berharap capaian tersebut bisa jadi contoh bagi pembangun lain untuk selalu mengedepankan inovasi dalam pengerjaan proyek infrastruktur. (rep/rez/run)

Baca Juga  Warga Bisa Ikut Uji Coba LRT Hari Ini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *