Nasib Joachim Loew di Ujung Tanduk

by -

METROPOLITAN – Timnas Jerman harus mengakui keperkasaan Spanyol di Liga 1 Grup 4 UEFA Nations League, Rabu (18/11) dini hari WIB. Skuat asuhan Joachim Loew dibantai 6-0 tanpa balas oleh tim Matador.

Duel yang diprediksi akan berjalan sengit itu ternyata tidak sesuai dengan realita. Toni Kroos dan kawan-kawan tampil mengecewakan selama 90 menit pertandingan baik ketika menyerang maupun bertahan.

Tercatat di Sofascore, Der Panzer hanya mampu melakukan tembakan sebanyak dua kali, itu pun tidak menemui sasaran. Jumlah tersebut tentu sangat berbanding terbalik dengan tembakan yang dihasilkan La Furia Roja sebanyak 23 kali.

Hasil buruk itu membuat Der Panzer harus mengikhlaskan satu tempat di semifinal UEFA Nations League untuk skuat asuhan Luis Enrique. Sekaligus hasil itu menjadi kekalahan paling telak bagi Jerman dalam 89 tahun terakhir di pertandingan resmi.

Apabila tidak mampu bangkit dan tampil jauh di Euro 2020, bukan tak mungkin Joachim Loew harus dipecat dari kursi kepelatihan. Bila hal tersebut benar terjadi, lalu siapa saja pelatih yang bisa gantikan posisinya.

Sejak kedatangannya ke Anfield pada 2015, Jurgen Klopp sudah membawa perubahan besar untuk Liverpool. Berbekal skuat seadanya, Klopp berhasil menyulap The Reds menjadi salah satu tim terkuat lagi di Eropa.

Pelatih berusia 53 tahun itu memang dikenal jago memoles pemain muda dan dikenal sebagai pelatih yang dekat dengan para pemainnya. Tak hanya itu saja, Klopp juga dikenal pelatih kaya akan taktik dan jenius.

Usai Borussia Dortmund ditinggal Jurgen Klopp yang hengkang ke Liverpool, Thomas Tuchel lah yang melanjutkan tongkat estafet tersebut. Dua musim berada di Signal Iduna Park, Tuchel berhasil membawa Dortmund tampil konsisten.

Namun sayang, tawaran yang menggiurkan dari Paris Saint-Germain membuat pelatih berusia 47 tahun itu harus meninggalkan Die Borussen.

Bersama PSG, Tuchel menyulap tim tersebut mampu berbicara banyak di Liga Champions dengan menembus final pada musim 2019/20 lalu. Ia pun sudah menyumbang enam gelar untuk PSG termasuk dua trofi Ligue 1. (bol/mam/run)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *