RSUD Cibinong Diduga Tolak Pasien Covid-19

by -

METROPOLITAN.id – Sudah jatuh tertimpa tangga. Ungkapan itu rasanya pas dutujukan ke salah seorang warga Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor, Nina Erlina. Setelah terkonfirmasi positif Covid-19, ia mengaku malah mendapat penolakan dari RSUD Cibinong yang merupakan rumah sakit rujukan covid.

Nina bercerita, ia dinyatakan positif Covid-19 pada Rabu (25/11) lalu. Saat itu, ia menjalani tes usap atau swab tes di RS Trimitra, Cibinong.

Di Trimitra, Nina sempat mendapatkan perawatan. Namun, pihak rumah sakit menyarankan agar Nina dirawat di RSUD Cibinong. Mengingat, RSUD menjadi salah satu rumah sakit rujukan bagi pasien positif Covid-19.

“Pas Kamis (26/11) saya dirujuk oRS Trimitra agar di rawat di RSUD Cibinong sebagai rumah sakit rujukan covid-19. Tapi saya ditolak dengan alasan rumah sakit penuh,” kata Nina, Jumat (27/11).

Baca Juga  Jaga Kamtibmas, Polisi Tarling Di Setiap Desa

Pihak RSUD Cibinong malah menyarankannya agar Nina dirawat saja di Puskesmas 24 Jam di Citeureup.

Tapi karena takut lantaran sudah dinyatakan positif Covid-19, Nina bersama keluarganya berinisiatif mencari rumah sakit swasta yang ada di Cibinong dan Citeureup agar bisa mendapatkan pelayanan kesehatan.

“Sekarang saya dirawat di RS Husada Cibinong. Sejauh ini pelayanannya baik sesuai standar protokol covid. Alhamdulillah kondisi saya baik-baik saja, flunya sudah nggak ada, tinggal batuk-batuk saja. Tapi kondisi saya cukup baik,” ujarnya.

Sementara itu, pihak RSUD Cibinong masih belum berkomentar terkait dugaan penolakan tersebut. Hingga berita ini diterunkan, pihak RSUD Cibinong masih belum memberikan keterangan. (ogi/c/fin)

Baca Juga  Dewan Minta RSUD Ciawi Diinvestigasi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *