Tiga Orang Pegawai Tirta Pakuan Kena Covid-19 Diisolasi Mandiri dan Dirawat di RSUD

by -

METROPOLITAN.id – Beberapa pegawai Perumda Tirta Pakuan dikabarkan terpapar Covid-19. Sehingga kantor pelayanan pun ditutup hingga tiga hari kedepan sejak Rabu (11/11). Hal itu pun dibenarkan oleh Direktur Umum (Dirum) Perumda Tirta Pakuan, Rino Indira, bahwa ada tiga pegawainya yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Menurutnya, dari tiga orang yang terkonfirmasi positif ini, dua orang diantaranya menjalani isolasi mandiri dan satu orang lainnnya menjalani isolasi di RSUD Kota Bogor.

“Per hari ini ada tiga orang pegawai, satu orang di rawat di RS dan dua orang di isolasi mandiri di rumah,” kata Rino kepada Metropolitan.id, Rabu (11/11).

Ia menambahkan, untul sementara pelayanan di kantor Perumda Tirta Pakuan dihentikan sampai hari Sabtu (14/11) mendatang. Rino pun menerangkan selama tiga hari kedepan, kantor Perumda Tirta Pakuan akan disterilisasi dengan penyemprotan desinfektan. Terkait dengan penelusuran, Rino mengaku sedang berkoordinasi dengan Satgas Covid-19 Kota Bogor.

Baca Juga  Kasur Pasien Covid-19 bakal Ditambah, Kota Bogor Buka Rekrutmen Nakes Baru

“Sementara tracing akan dilakukan oleh Satgas Covid-19 Kota Bogor. Kami hanya bisa berharap yang terbaik bagi seluruh pegawai kami,” tandasnya.

Kasus Covid-19 di Kota Bogor belum juga mereda. Teranyar, dikabarkan ada pegawai Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor yang terpapar Covid-19. Alhasil, kantor atau gedung utama pun ditutup mulai hari ini (11/11) hingga tiga hari kedepan.

Hal itu diungkapkan Wakil Wali Kota Bogor Dedie Rachim. Dari laporan yang ia dapat, terkonfirmasi adanya kondisi pegawai Perumda Tirta Pakuan yang tertular Covid-19.

“Maka dilakukan langkah-langkah, diantaranya menutup kantor atau gedung pelayanan pelanggan selama tiga hari kedepan, di mulai hari ini (11/11). Untuk segera dilakukan penyemprotan dan penyinaran menggunakan sinar UV selama 3 hari tersebut,” katanya kepada awak media, Rabu (11/11).

Baca Juga  Cegah Longsor di Kelurahan Tanahsarea Gotong-royong Bangun TPT dan Drainase

Selain itu, sambung dia, pihaknya juga akan memindahkan pelayanan ke kantor-kantor kas pembantu yang ada di Bogor Raya dan Jalan Pandu Raya, Kecamatan Bogor Utara. Serta mengoptimalkan kantor Mal Pelayanan Publik (MPP) di mal Lippo Kebun Raya.

Selain itu, kata Dedie, poengaduan akan dioptimalkan melalui call center.

“Tujuan ditutup agar memutus mata rantai penyebaran dan juga menjaga agar tidak ada keresahan di pegawai dan pelanggan Perumda Tirta Pakuan. Sedangkan operasional kembali rencananya pada Sabtu (14/11) nanti,” tutupnya. (dil/c/ryn)

Leave a Reply

Your email address will not be published.