ASN Bogor Wajib Tes Swab Usai Liburan Tahun Baru

by -

METROPOLITAN.id – Pemerintah pusat sudah memastikan bakal memangkas waktu libur akhir tahun 2020. Meski begitu, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor tetap akan memberlakukan kebijakan tersendiri, terlebih untuk para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkot Bogor.

Setiap ASN yang mengambil kesempatan libur akhir tahun, terlebih mereka yang keluar kota, diwajibkan melakukan tes swab sebelum kembali bekerja.

“Khusus di lingkungan Pemkot Bogor, kita meminta kalaupun tetap ada anggota keluarga besar dari Pemkot Bogor yang melaksanakan kegiatan cuti atau berlibur atau melaksanakan perjalanan ke luar kota, kita minta tentu sebelum nantinya kembali melakukan aktifitas, untuk diambil swab test dulu. Itu tambahan kebijakan dari internal Kota Bogor,” kata Wakil Ketua Satgas Covid-19 Kota Bogor, Dedie Rachim, Jumat (4/12).

Baca Juga  Ini Instruksi Airlangga untuk Kader Golkar, yang Nggak Satu Komando Minggir Dulu

Kebijakan ini diterapkan Pemkot Bogor lantaran kasus penambahan Covid-19 di Kota Bogor masih tinggi.

Dedie memaparkan, kali ini sudah ketiga kalinya Kota Bogor mencatat jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Bogor sebanyak 50 kasus per-hari. Angka tersebut melonjak selama November hingga Desember.

Menurutnya, hal ini seharusnya jadi perhatian masyarakat agar lebih paham mengenai pembatasan yang dilakukan pemerintah.

“Jadi ini saya pikir satu hal yang memang harus jadi perhatian kita semua. Karena memang kita harus pahami bahwa pembatasan itu semata-mata adalah untuk mengurangi tingkat resiko penyebaran Covid-19 di Indonesia,” jelasnya.

Diketahui berdasarkan data kasus harian Covid-19 Kota Bogor yang dirilis Dinas Kesehatan per Kamis (3/12), menunjukkan penambahan 53 kasus positif baru, 32 kasus pasien positif sembuh dan nol kasus meninggal dunia.

Baca Juga  Jenguk Jupe, Tata Janeta Diberi Wejangan

Dengan penambahan itu, total kasus menjadi 3.501 kasus, dengan rincian 2.812 kasus sembuh atau selesai isolasi, masih dalam perawatan 591, dan meninggal 98 kasus. (dil/a/ryn)

Leave a Reply

Your email address will not be published.