Beredar Surat Habib Rizieq Positif Covid-19, Kapolresta Bogor Kota : Saya Belum Terima Surat Asli

by -
Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Hendri Fiuser saat diwawancarai awak media. (Foto : Varel-Magang Metropolitan)

METROPOLITAN.id – Sempat beredar surat yang menyatakan bahwa imam besar Habib Rizieq Shihab (HRS) positif Covid-19. Namun hal itu rupanya belum bisa dipastikan kebenarannya. Sebab hingga saat ini, belum ada laporan yang diterima Polresta Bogor Kota.

Hal itu diungkapkan Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Hendri Fiuser. Ia mengatakan jika ia sudah mengetahui kabar adanya surat yang beredar di dunia maya terkait hal itu. Hanya saja, ia belum bisa memastikan keaslian surat tersebut.

“Saya belum terima apa itu (benar-benar) positif. Surat-surat itu karena secara resmi tidak ada. Kalau beredar di media-media saya sudah lihat. Apakah itu ada nilai kebenaran atau tidak, kita juga belum pastikan. Bagaimanapun harus resmi dari lembaga yang mengeluarkan,” kata Fiuser saat ditemui di Mako Polresta Bogor Kota, Rabu (2/12).

Baca Juga  Bupati Dapat Somasi Lagi

Kendati demikian, Fiuser mengaku akan tetap meminta hasil tes swab yang sudah dilakukan tim dokter HRS, Jumat (27/11) silam.

Sebab hasil swab tersebut nantinya akan menjadi salah satu alat bukti atas proses hukum yang saat ini sedang berjalan.

“Tetap kita akan meminta sesuai dengan prosedur karena itu bagian daripada bukti penyidikan kita. Tapi sepanjang ini, kita terus berlanjut,” ujar Fiuser.

Terpisah, tim dokter pribadi HRS, MER-C menegaskan tidak pernah mengeluarkan surat yang beredar itu. Hal tersebut dikatakan Head of Presidium MER-C, Sarbini Abdul Murad.

“Yang pasti MER-C nggak pernah mengeluarkan surat itu. Karena setelah kita ambil, kita serahkan kepada yang bersangkutan (keluarga Habib Rizieq),” ujar Sarbini.

Baca Juga  KNPI Dorong Pengesahan Raperda Kepemudaan

Setelah melaksanakan tes swab terhadap Habib Rizieq, Jumat (27/11) lalu, di Rumah Sakit Ummi Kota Bogor, Sarbini mengatakan pihak MER-C telah mengambil hasil yang kemudian menyerahkannya pada keluarga Habib Rizieq di Petamburan.

Namun, dia tidak dapat memastikan kapan hasil swab test tersebut diambil, Sabtu (28/11) atau Minggu (29/11) lalu.

“Saya lupa karena bukan saya yang ambil. Yang pasti Sabtu atau Minggu,” ucapnya.

Mengenai hasilnya, Sarbini menegaskan hal itu merupakan rahasia pasien. Pihak MER-C tidak berhak untuk mengungkapnya. Sehingga dia tidak dapat memastikan surat yang beredar itu milik siapa.

“Itu kan domein rahasia pasien. Yang pasti MER-C tetap menjaga kerahasiaan pribadi pasien,” tuturnya. (dil/b/ryn)

Baca Juga  Baru Dua Belas Jam, Ujang Meninggal

Leave a Reply

Your email address will not be published.