Madrid Sudah tak Butuh Isco

by -

METROPOLITAN – Real Madrid tampaknya sudah tidak butuh jasa Isco. Buktinya, sang Pelatih Zinedine Zi­dane begitu jarang me­mainkannya. Zinedine Zidane sempat berujar masih membuktikan Isco di dalam skuatnya. Sebab si pemain sendiri sudah tersiar rumornya ingin pindah klub.

”Isco itu pemain kami. Saya tak tahu untuk berapa lama, tapi sekarang masih jadi pe­main kami. Kami senang dengan situasi ini dan senang juga dengan keberadaannya,” kata Zidane.

”Yang harus dilakukan Isco adalah tetap bekerja. Ini mo­men yang rumit baginya, tapi dia juga memiliki ba­nyak momen bagus. Dia akan terus menunjukkan bahwa dirinya pantas bermain,” la­njutnya.

Meski begitu, statis­tik tidak pernah berbohong. Nya­tanya, memang Isco sudah jarang dimainkan kok walau sehat-sehat saja. Isco baru ber­main cuma 13 menit di Liga Champions. Di Liga Spanyol kala Los Blancos menghadapi tim-tim besar seperti Barcelona, Sevilla atau Atletico Madrid, Isco cuma jadi pemain pengganti.

Baca Juga  Untuk Bursa transfer Januari, Presiden Madrid persiapkan Rp1,5 Triliun

Di liga, pemain berusia 28 tahun itu sejauh ini baru dela­pan kali bermain. Cuma tiga kali menjadi starter. Kontrak Isco memang baru habis di 2022 mendatang. Namun disinyalir, Real Madrid siap melepasnya di bursa transfer musim ding­in pada Januari nanti.

Isco sudah membela Real Madrid sejak 2013. Gelandang serang ini sudah ber­main sebanyak 312 kali di seluruh kom­petisi dengan ca­tatan 51 gol dan 54 assist. Isco juga sudah mempersem­bahkan dua kali titel Liga Spanyol, sekali Copa Del Rey, dan empat kali Liga Champions.

Sebelumnya, Isco berniat untuk angkat kaki dari Real Madrid. Gelandang berusia 28 tahun itu ingin mencoba ber­karier di liga lain. Masa depan Isco di Santiago Bernabeu su­dah lama jadi spekulasi. Dia disebut-sebut bakal hengkang karena kesulitan mendapatkan kesempatan bermain dari Zi­nedine Zidane.

Baca Juga  Angka Sial!

Kembalinya Martin Odegaard ke Madrid dari masa pemin­jaman membuat Isco makin tersisih. Pada musim 2020/2021 ini, Isco baru tiga kali ditu­runkan sebagai starter dalam pertandingan Liga Spanyol.

Sudah cukup lama sejak Isco rutin dimainkan di Mad­rid. Terakhir kali dia main setidaknya 20 kali sebagai starter di Liga Spanyol adalah pada 2017/2018. Isco juga kabarnya punya hubungan yang rumit dengan Zinedine Zidane. Gelandang berke­bangsaan Spanyol itu merasa tidak dihargai dan tidak per­nah mendapatkan pembe­laan dari pelatihnya itu.

Agen sekaligus ayah Isco, Francisco Alarcon, mengata­kan kalau putranya ingin me­ninggalkan Madrid. Namun, Isco juga disebut tak masalah kalau harus tetap di Madrid. ”Saat ini, kami tidak punya tawaran, tapi Isco ingin men­coba liga lain,” ujar Francisco Alarcon. ”Bertahan di Madrid pun juga tidak akan jadi ma­salah,” katanya menambahkan.

Baca Juga  Mbappe Setia di PSG

Sejak memulai karier profe­sionalnya bersama Valencia pada 2009, Isco belum pernah bermain di luar Liga Spanyol. Setelah memperkuat Valencia, Isco kemudian gabung Malaga sebelum pindah ke Madrid.

Isco gabung Madrid pada musim panas 2013 dan masih terikat kontrak sampai 2022. Bersama Los Blancos, dia tercatat memenangi berbagai gelar bergengsei seperti em­pat titel Liga Champions, dua gelar Liga Spanyol, empat kali juara Piala Dunia Antar­klub, satu gelar Copa del Rey.

Sejumlah klub Premier Lea­gue dikabarkan tertarik ke­pada pemain kelahiran Ma­laga itu. Ada Everton, Arsenal, dan Manchester City yang dikaitkan dengan Isco. (dtk/ mam/run)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *