MUI: Jangan Dulu Rayakan Libur Tahun Baru saat Pandemi

by -

METROPOLITAN – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bogor mengim­bau masyarakat tidak keluar rumah saat momen Natal dan Tahun Baru. Ter­lebih saat ini sejumlah kecama­tan di Kabupaten Bogor masuk zona merah.

Ketua MUI Kabupa­ten Bogor, KH Mukri Aji, meminta masy­arakat tetap di rumah dan mengurungkan niatnya untuk beper­gian, mengingat saat ini Covid-19 tengah meningkat. ”Pergantian tahun ini saya rasa semua masyarakat berbahagia, jangan sampai di momen bahagia ini masyarakat sakit karena ber­kerumun sana-sini,” katanya kepada Metropolitan, akhir pekan kemarin.

Selain itu, ia meminta jika masyarakat sudah memiliki rencana merayakan momen libur Natal dan Tahun Baru di luar sebaiknya ditahan dan dibatalkan terlebih dulu. ”Saya minta kita tunda dulu rencana wisata dan liburan per­gantian tahun ini. Kita tunggu sampai Covid-19 benar-benar berlalu. Insya Allah kita lebih happy, lebih sehat dan penuh dengan barokah. Tunda dulu rencana wisatanya. Kita harus bersama-sama peduli dengan protokol kesehatan,” paparny­

Baca Juga  MUI Sepakat Jaga Netralitas di Pemilu 2019

Ia juga melantunkan doa yang ditunjukkan bagi masy­arakat yang lebih memilih berdiam diri di rumah saat libur panjang. ”Saya doakan masyarakat Kabupaten Bogor yang memilih berdiam diri di rumah mudah-mudahan se­hat. Yang sakit jadi sehat, yang sehat jadi tambah sehat dan pandemi Covid-19 segera berakhir,” tuturnya.

Sementara itu, Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Bogor, Irwan Purnawan, men­gatakan, kasus Covid-19 di Kabupaten Bogor saat ini tengah mengalami pening­katan. Hal tersebut merujuk pada 40 kecamatan di Kabu­paten Bogor yang berstatus sebagai zona merah. ”Dari 40 kecamatan hanya tiga keca­matan zona oranye. Selebih­nya zona merah. Ini menunjuk­kan adanya peningkatan Covid-19 yang perlu kita was­padai,” ujarnya.

Baca Juga  PUBG Mobile Mulai Batasi Waktu Bermain

Tiga kecamatan yang ber­status zona oranye, yakni Kecamatan Tenjo, Cigudeg dan Kecamatan Nanggung. ”Jadi, saya minta masyarakat tetap patuhi protokol keseha­tan dan diusahakan mengu­rangi bepergian keluar rumah,” pungkasnya. (ogi/b/mam/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *