Ngaku Diteror, Keluarga Nikita Mirzani Nyaris celaka

by -

METROPOLITAN – Nikita Mirzani mengabarkan berita mengejutkan. Nikita mengaku diteror hingga nyaris membahayakan ketiga buah hatinya yang sedang be­rada di mobil tersebut. Ini setelah mobil miliknya diru­sak pada bagian ban hingga membuat laju mobil ter­sendat pada Minggu (13/12) siang.

“Kejadiannya di Sunda Kelapa jam 12:45 WIB. Mobil saya bannya disobek secara sengaja. Dan di mobil itu isi nya ketiga anak-anak saya, ada suster, dan supir saya,” ungkap Nikita lewat unggahan Instagram miliknya. Beruntung, ketiga anaknya, baby sistter dan sopir selamat.

”Kalian mencoba untuk meneror saya dengan cara seperti ini. Untungnya Alhamdullilah mobil oleng saat sudah keluar dari tol dan ke 3 anak saya baik-baik saja,” jelas Nikita. Mantan istri Dipo Latief ini tampaknya sudah menduga siapa yang berbuat hal keji tersebut. Nikita langs­ung mengaitkan dengan peristiwa saat dirinya diteror belakangan ini lewat SMS.

Baca Juga  Bongkar Ulah Oknum Tiap Hari Minta Uang Rp 20 Juta, Nikita Mirzani Ngadu ke Jokowi: Pak Tolongin!

“Buat kalian yang melakukan hal ini saya tidak akan diam. Kalian sudah mencoba mengancam saya lewat SMS beberapa kali. Tapi sekarang kalian mau mencoba mengintimidasi yang bisa mebahayakan saya dan seluruh anak saya dengan cara yang kampungan,” tegas Nikita.

Netizen langsung heboh soal postingan Nikita Mirzani. Mereka merasa perbuatan merobek ban mobil Nikita sudah keterla­luan. ”Jahat sekali,” komen akun @itnadwi.

”Sudah bisa dipastikan pelakunya adalah kaum2 yg suka menebar kebencian, usut tuntsa sampai keciduk dan ceploskan ke jeruji besi. Hati- hati selalu nyai,” sahut @ shelya_17. ”Introspeksi diri mgkn LBH baik,” tutur @levi_ci. Namun ada juga netter yang menasihati Nikita Mirzani karena teror ter­sebut. Menurut mereka, Nikita harusnya berkaca atas apa yang sudah dilakukan­nya selama ini. ”Teguran itu. disuruh tobat,” sahut @nouno_ganteng.(jpnn/ dtk/els/py)

Baca Juga  Diam-diam Siapkan Album Baru

Leave a Reply

Your email address will not be published.