Sembuh Dari Covid, Bupati Bogor Siap Penuhi Panggilan Polisi Terkait Kerumunan Megamendung

by -

METROPOLITAN.id – Usai sembuh dari Covid-19, Bupati Bogor Ade Yasin mengaku siap memenuhi panggilan polisi terkait klarifikasi kerumunan saat penyambutan Habib Rizieq di Megamendung, Jumat (13/11) lalu.

Awalnya, Polda Jabar menjadwalkan undangan klarifikasi ke Bupati Ade Yasin, Jumat (20/11) lalu. Namun karena saat itu ia harus menjalani isolasi lantaran positif Covid-19, pemanggilan tersebut tak dapat dipenuhi.

“Kami juga akan kooperatif. Kami juga tidak mau disalahkan dalam situasi seperti itu. Karena kita juga sudah berusaha mengendalikan situasi sesuai prosedur,” ujar Bupati Ade Yasin saat ditemui usai Rapat Pimpinan Wilayah DPW PPP Jawa Barat di Pullman Hotel Ciawi, Kabupaten Bogor, Rabu (2/12).

Baca Juga  6 Pejabat Baru Harus Ekstra Gercep, Ini Instruksi Bupati Bogor

Namun hingga saat ini, ia belum tau pasti kapan penjadwalan ulang klarifikasi tersebut. Info terakhir yang diterima Bupati Ade Yasin, pemanggilan akan dilakukan pada Selasa (8/12).

“Selasa depan pemanggilan lagi info dari Pak Sekda. Klarifikasi saja ya terkait protokol kesehatan┬ákondisi keramaian di Megamendung,” ungkapnya.

Ade Yasin pun menjelaskan perihal kerumunan tersebut. Menurutnya, saat itu Satgas Covid-19 Kabupaten Bogor bersama pemerintah daerah sudah melakukan upaya-upaya pencegahan.

Akan tetapi, massa berdatangan dalam jumlah sangat besar sehingga sulit untuk mengendalikannya. Kedatangan massa juga sulit dihalau karena mereka berasal dari berbagai wilayah dan banyak pintu masuk menuju Bogor.

“Sebetulnya kami sudah mengamankan. Karena massa yang begitu besar, kami tidak bisa melakukan tindakan yang represif ya. Yang penting kondisinya saat itu tidak kacau. Kita fokus ke kondusifitas,” pungkasnya.

Baca Juga  Ade Yasin Pengin Peringatan Hari Santri Digelar Setiap Tahun di Bogor

Sebelumnya, kerumunan saat Habib Rizieq Shihab mengunjungi pondok pesantrennya di Megamendung Kabupaten Bogor berbuntut panjang. Polda Jabar memanggil sejumlah pejabat hingga Satgas Covid-19 Kabupaten Bogor untuk dimintai klarifikasi terkait dugaan pelanggaran protokol kesehatan. (fin)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *