Tanpa DP dan Tanpa Riba, Koperumnas Singasari Jonggol Residence Serahkan Kunci ke Anggota

by -

METROPOLITAN.id – Puluhan anggota Koperasi Konsumen Perumahan Nasional Syariah (Koperumnas) menerima kunci rumah di Koperumnas Singasari Jonggol Residence, Senin (28/12).

Penyerahan kunci tersebut dilakukan langsung Ketua Umum Koperumnas, M Aris Suwirya.

Aris mengatakan, dengan tanpa membayar uang muka dan tanpa riba bunga bank, anggota Koperumnas dibangunkan rumah cukup dengan membayar simpanan pokok serta simpanan wajib perbulan selama masa angsuran. Rumah tersebut akan dibangunkan di tahun ketiga.

“Prinsipnya syariah dan gotong royong. Anggota harus membayar simpanan pokok serta simpanan wajib per bulan selama 12 tahun, setelah 2 tahun mengangsur, maka di tahun ke 3 kami membangunkan rumah untuk anggota,” kata Aris, Senin, (28/12).

Tak hanya itu, setiap anggota Koperumnas dapat memilih lokasi rumahnya di mana saja. Lokasi rumah tersebut sudah ada di 37 provinsi di kota-kota besar.

Baca Juga  Jonggol Cendikia Komitmen Bangun Pendidikan

Untuk di Kabupaten Bogor, lokasi rumah Koperumnas tersedia di Kecamatan Jonggol, Sukamakmur, Citeureup, Rumpin, Gunung Sindur dan Ciampea.

“Di Kabupaten Bogor kami ada 4.000 unit rumah, baik itu di Kecamatan Jonggol, Sukamakmur, Citeureup, Rumpin, Gunung Sindur dan Ciampea,” ungkapnya.

Di tempat yang sama, Bendahara Koperumnas Diah Kusuma Putri Muda menjelaskan, Koperumnas hadir untuk masyarakat berpenghasilan rendah yang memang membutuhkan rumah.

Menurutnya, pembangunan rumah di Koperumnas menggunakan dana gotong royong sesama anggota. Konsep ini cocok untuk masyarakat berpenghasilan rendah yang punya niat memiliki rumah tanpa riba atau pinjaman bank.

“Kami juga berharap pemerintah daerah mempermudah perizinan perumahan Koperumnas untuk membantu masyarakat berpenghasilan rendah memiliki rumah,” ujar Diah.

Baca Juga  Setahun Pandemi, Disnaker Bogor Belum Miliki Data Pengangguran

Sementara itu, salah satu anggota Koperumnas Singasari Jonggol Residence, Nurhayati mengaku sudah menabung atau mengangsur selama 30 bulan. Ia pun merasa sangat senang menerima kunci rumah yang telah diidam-idamkan selama ini.

“Beli rumah di sini karena menghindari riba. Awalnya teman-teman yang lain sempat ragu, tapi saya tetap yakin dan sabar. Akhirnya hari ini saya dan keluarga menerima kunci rumah di sini. Mudah-mudahan ini menjadi contoh bahwa Koperumnas bukanlah koperasi abal-abal,” tandasnya. (fin)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *