20 Orang Terjaring Razia Prokes

by -

METROPOLITAN – Tiga hari diterapkannya Pember­lakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), di Ke­camatan Ciomas masih ba­nyak para pelanggar protokol kesehatan (prokes). Sedikit­nya ada 20 orang yang terja­ring razia di halaman kantor Kecamatan Ciomas. Mereka didominasi laki-laki.

Camat Ciomas, Chairuka Judhianto, mengatakan, ke­banyakan yang terjaring razia adalah mereka yang tidak menggunakan masker. Aki­batnya, hukuman pun me­nanti. “Ada yang dihukum push up, menyanyi lagu In­donesia Raya dan menyapu jalan,” urainya. Sejak diterap­kannya PPKM, pihak Mus­pika Kecamatan Ciomas makin gencar melakukan operasi disiplin prokes.

Mantan camat Leuwiliang ini menambahkan, check point di masa PSBB PPKM ada dua titik yakni di Termi­nal Laladon dan depan ha­laman kantor Kecamatan Ciomas. Kegiatan ini dilaku­kan rutin setiap hari dengan tujuan memberikan efek jera kepada masyarakat yang melanggar. ”Alasan mereka tidak memakai masker itu beragam. Ada yang lupa, ada juga yang bawa masker tapi nggak dipakai,” ungkapnya.

Baca Juga  Warga Kecam Truk Sampah Ngetem di Bahu Jalan

Tidak hanya razia protokol kesehatan, sambung dia, pi­haknya juga menyosialisasi­kan kepada masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan. Termasuk kepada pemilik restoran dan mini­market untuk tutup sebelum pukul 19:00 WIB.

”Jika masih ada restoran dan minimarket yang masih bu­ka di atas pukul 19:00 WIB akan terkena sanksi. Kita juga tidak lagi menyosialisa­sikan 3M, tapi lebih ke 5M yakni jaga jarak, pakai masker, cuci tangan, menghindari kerumunan dan meningkat­kan imun tubuh,” tukasnya. (ads/c/feb/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *