5 Provinsi ogah Ajukan Formasi Guru PPPK

by -

METROPOLITAN – Pemerin­tah membuka formasi 1 juta guru skema Pegawai Pemerin­tah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Pengajuan dari ma­sing-masing pemerintah dae­rah (pemda) perihal kebutu­han guru di wilayah tersebut telah ditutup pada 31 Desem­ber 2020. Untuk saat ini pihak Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Refor­masi Birokrasi (KemenPAN-RB) serta instansi terkait tengah melakukan proses finalisasi data yang masuk.

Dari data yang dihimpun, terdapat lima provinsi yang tidak mengajukan kebutuhan guru. “Yang tidak usul sama sekali, 5 provinsi dan 72 ka­bupaten/kota,” kata Plt Asdep Perencanaan dan Pengadaan SDM Aparatur KemenPAN-RB, Katmoko Ari Sambodo, baru-baru ini.

Lima provinsi tersebut ada­lah Sumatera Utara, Sulawe­si Selatan, Nusa Tenggara Timur (NTT), Papua dan Pa­pua Barat. Dari data tersebut, pihaknya telah mendapatkan total jumlah pemda yang mengajukan kebutuhan guru. “Usulan resmi sudah lengkap, ada 28 provinsi dan 379 ka­bupaten kota dengan jumlah usulan 489.664,” ungkapnya.

Baca Juga  Pendaftaran Calon Pendamping Guru Penggerak Dibuka sampai 13 November

Selain itu, masih ada juga pemda yang telah mengusul­kan, akan tetapi belum mel­engkapi data. Saat ini pihaknya masih menunggu data terse­but untuk dilengkapi pada Januari ini. “Usulan belum lengkap dan segera dilen­gkapi, 1 provinsi, 57 kabupa­ten kota dengan jumlah total usulan 64.262,” sambungnya.

Dari data tersebut, jika seluruhnya dapat melengka­pi datanya pada Januari ini, maka akan data pengajuan kebutuhan guru yang masuk sebanyak 553.929 formasi.(jp/ rez/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *