Angkot Dipenuhi Asap, Dua Penumpang Nekat Loncat

by -

METROPOLITAN – Pengendara yang melintasi Jalan Suryakencana digegerkan dengan terbakarnya angkot 02 trayek Bubulak-Sukasari, Selasa (12/1). Angkot bernopol F 1971 B yang dikendarai Suryawono (56) ini awalnya beroperasi normal. Namun, angkot itu mengalami over heat (atau panas berlebih) dari mesin ketika melintas di Tugu Kujang.

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran (Dam­kar) pada Satpol PP Kota Bogor, Ade Nugraha, menga­takan, peristiwa itu terjadi pada pukul 09:20 WIB. Diduga, penyebab terbakarnya angkot tersebut lantaran adanya korsleting listrik. ”Jadi, berdasarkan pe­meriksaan, kebakaran dise­babkan kebocoran arus listrik langsung ke tangki bensin,” katanya.

Ade pun menceritakan ba­gaimana kronologi kejadian kebakaran kendaraan yang sempat membawa dua pe­numpang itu. Angkot tersebut over heat dan mengeluarkan asap cukup tebal. Sontak, pe­numpang berhamburan keluar dari angkot. Hingga akhirnya tiba jalan di Surya­kencana angkot 02 itu terba­kar. ”Beruntung, sebelum api membesar, para penumpang dan sopir berhasil keluar dari angkot,” sambungnya.

Baca Juga  Kehujanan, Bima Geruduk Kantor Dishub

Api yang sudah membesar langsung dipadamkan dengan APAR oleh warga sekitar di­bantu Tim Damkar Unit Suka­sari. ”Jadi, berdasarkan peme­riksaan, kebakaran disebabkan kebocoran arus listrik langsung ke tangki bensin,” paparnya.

Ade menerangkan, peristiwa angkot terbakar seperti ini sudah beberapa kali terjadi. Sehingga ia berharap ke de­pannya sopir angkot bisa lebih memerhatikan kondisi ang­kotnya. ”Tahun lalu ada dua kejadian, di Gunungbatu dan Cimahpar. Saya harap para sopir bisa menjaga kondisi angkotnya agar kebakaran tidak terjadi,” ungkapnya.

Berdasarkan hasil perhitung­an sementara, kerugian yang dialami sopir angkot, Surya­wono, sebesar Rp25 juta. Se­mentara itu, seorang saksi mata, Didin Hidayat (34), mengaku mulai curiga dengan asap yang keluar dari angkot sejak di Jalan Otista.

Baca Juga  Ribuan Pendukung Anton Birukan Gunungputri

Menurutnya, ketika asap mu­lai banyak, dua pengumpang langsung loncat. Begitu juga dengan sopir yang turun dan panik lantaran angkotnya mu­lai mengeluarkan asap tebal dan api. Saat kejadian kondisi arus lalu lintas di Jalan Surya­kencana cukup lengang. Namun api yang tidak bisa dijinakkan oleh warga, membuat ken­daraan lainnya dilarang melin­tas. ”Warga kemudian men­cari bantuan, karena api lu­mayan cukup besar,” tuturnya.

Dengan menggunakan alat pemadam kebakaran (APAR), api akhirnya bisa dijinakkan. ”Petugas dibantu warga langs­ung memadamkan api,” ung­kapnya. (dil/b/mam/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *