Asyik! Anak Sekolah Diguyur Bantuan Rp3,4 Juta

by -

METROPOLITAN – Kabar baik datang bagi anak sekolah. Pemerintah tahun ini secara resmi telah meluncurkan bantuan sosial (bansos) ke­pada masyarakat. Mulai tahun ini anak sekolah akan mem­peroleh dana Bantuan Langs­ung Tunai (BLT) dari Program Keluarga Harapan (PKH) dengan total mencapai Rp3,4 juta setahun.

Rinciannya bagi siswa SD/ MI/sederajat sebesar Rp900.000 setahun atau Rp75.000 per bulan, SMP/ MTs/sederajat Rp1,5 juta se­tahun atau Rp125.000 per bulan dan SMA/MA/sedera­jat Rp2 juta setahun atau Rp166.000 per bulan. ”Diha­rapkan melalui bantuan ini, keluarga penerima manfaat bisa memiliki akses pendidi­kan yang lebih baik,” tutur Menteri Sosial, Tri Rismaha­rini.

Menurut Tri, PKH merupa­kan program pemberian ban­tuan sosial masyarakat kelu­arga miskin yang ditetapkan sebagai keluarga penerima manfaat atau dalam istilah kerennya sering disebut Con­ditional Cash Transfer (CCT) atau BLT. Bantuan PKH ter­sebut diberikan dalam kurun waktu satu tahun dengan 4 kali masa pencairan, mulai Januari, April, Juli dan Okto­ber. BLT bisa diambil di Bank BUMN yang telah ditunjuk pemerintah, di antaranya BRI, Mandiri, BNI dan BTN.

Baca Juga  28 Sekolah Siap Dibangun

BLT bagi para pelajar terse­but disalurkan dalam kurun waktu satu tahun dengan 4 kali masa pencairan di mulai Januari, April, Juli dan Okto­ber. BLT bisa diambil di Bank BUMN yang telah ditunjuk pemerintah di antaranya BRI, Mandiri, BNI dan BTN.

Namun sebelum mengam­bil ada syarat yang harus di­penuhi. Berikut langkah-langkahnya: supaya bisa mendapatkan BLT pelajar orang tua murid harus me­miliki Kartu Indonesia Pintar (KIP).

Kemudian, penerima KIP harus terdaftar di lembaga pendidikan formal (SD/SMP/ SMA/SMK) dan non formal (PKBM/SKB/LKP) di daerah masing-masing. Lalu, pene­rima KIP juga harus terdaftar di Data Pokok Pendidikan (Dapodik) lembaga pendidi­kan.

Selanjutnya, bagi keluarga yang tidak memiliki KIP tetap berhak mendapatkan BLT dengan melakukan pendaf­taran dengan membawa Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) ke lembaga dinas pendidikan terdekat. Lalu, bagi siswa yang tidak punya KKS tidak perlu khawatir, orang tua siswa bisa meminta Surat Kete­rangan Tidak Mampu (SKTM) dari RT/RW hingga kelurahan masing-masing sebagai syarat mendaftarkan ke dinas pen­didikan.

Baca Juga  Tahun Ini Bupati Prioritaskan Pencairan Bantuan Pusat

Sebagai informasi, untuk melakukan pengecekan ter­hadap status BLT anak seko­lah bisa di akses melalui SiPintar https://pip.kemdik­bud.go.id. (okz/rez/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published.