Asyik! Anak Sekolah Diguyur Bantuan Rp3,4 Juta

by -

METROPOLITAN – Kabar baik datang bagi anak sekolah. Pemerintah tahun ini secara resmi telah meluncurkan bantuan sosial (bansos) ke­pada masyarakat. Mulai tahun ini anak sekolah akan mem­peroleh dana Bantuan Langs­ung Tunai (BLT) dari Program Keluarga Harapan (PKH) dengan total mencapai Rp3,4 juta setahun.

Rinciannya bagi siswa SD/ MI/sederajat sebesar Rp900.000 setahun atau Rp75.000 per bulan, SMP/ MTs/sederajat Rp1,5 juta se­tahun atau Rp125.000 per bulan dan SMA/MA/sedera­jat Rp2 juta setahun atau Rp166.000 per bulan. ”Diha­rapkan melalui bantuan ini, keluarga penerima manfaat bisa memiliki akses pendidi­kan yang lebih baik,” tutur Menteri Sosial, Tri Rismaha­rini.

Menurut Tri, PKH merupa­kan program pemberian ban­tuan sosial masyarakat kelu­arga miskin yang ditetapkan sebagai keluarga penerima manfaat atau dalam istilah kerennya sering disebut Con­ditional Cash Transfer (CCT) atau BLT. Bantuan PKH ter­sebut diberikan dalam kurun waktu satu tahun dengan 4 kali masa pencairan, mulai Januari, April, Juli dan Okto­ber. BLT bisa diambil di Bank BUMN yang telah ditunjuk pemerintah, di antaranya BRI, Mandiri, BNI dan BTN.

Baca Juga  87 SMK Unjuk Hasil Karya di Pameran Kemendikbud

BLT bagi para pelajar terse­but disalurkan dalam kurun waktu satu tahun dengan 4 kali masa pencairan di mulai Januari, April, Juli dan Okto­ber. BLT bisa diambil di Bank BUMN yang telah ditunjuk pemerintah di antaranya BRI, Mandiri, BNI dan BTN.

Namun sebelum mengam­bil ada syarat yang harus di­penuhi. Berikut langkah-langkahnya: supaya bisa mendapatkan BLT pelajar orang tua murid harus me­miliki Kartu Indonesia Pintar (KIP).

Kemudian, penerima KIP harus terdaftar di lembaga pendidikan formal (SD/SMP/ SMA/SMK) dan non formal (PKBM/SKB/LKP) di daerah masing-masing. Lalu, pene­rima KIP juga harus terdaftar di Data Pokok Pendidikan (Dapodik) lembaga pendidi­kan.

Selanjutnya, bagi keluarga yang tidak memiliki KIP tetap berhak mendapatkan BLT dengan melakukan pendaf­taran dengan membawa Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) ke lembaga dinas pendidikan terdekat. Lalu, bagi siswa yang tidak punya KKS tidak perlu khawatir, orang tua siswa bisa meminta Surat Kete­rangan Tidak Mampu (SKTM) dari RT/RW hingga kelurahan masing-masing sebagai syarat mendaftarkan ke dinas pen­didikan.

Baca Juga  Raih Beasiswa Singkirkan 600 Pelajar

Sebagai informasi, untuk melakukan pengecekan ter­hadap status BLT anak seko­lah bisa di akses melalui SiPintar https://pip.kemdik­bud.go.id. (okz/rez/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published.