Batal Turun Bulan ini, Kabupaten Bogor Minta Tambahan Jatah Vaksin

by -
Kabid P2P Dinkes Kabupaten Bogor dr Dedi Syarif. (FOTO:Sandika/Metropolitan)

METROPOLITAN.id – Kabupaten Bogor dipastikan batal mendapatkan vaksin Covid-19 bulan ini. Padahal, kasus Covid-19 di Kota Bogor hingga Senin (11/1) saja sudah tembus 6.085 kasus.

Distribusi vaksin untuk Kabupaten Bogor pun harus tertunda hingga Februari nanti. Adanya waktu keterlambatan ini bakal dimanfaatkan Pemkab Bogor untuk mematangkan pendistribusian vaksin dan pengajuan tambahan jumlah vaksin yang diberikan pemerintah pusat.

Keterlambatan kedatangan vaksin dimanfaatkan untuk kembali melakukan pendataan. Sejatinya dari alokasi 10.185 dosisi vaksin, baru diperuntukkan untuk tenaga kesehatan (nakes) internal Pemkab Bogor.

“Awalnya kan 10.185, itu baru tenaga kesehatan di RSUD dan puskesmas. Sekarang kami ajukan penambahan lagi, untuk tenaga kesehatan di luar itu. Seperti tenaga kesehatan di rumah sakit swasta. Jadi sekarang vaksin untuk Kabupaten Bogor 15.980,” papar Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bogor, dr Dedi Syarif.

Baca Juga  Kejar Target Vaksin 7.000 Sasaran Per Hari, Mal di Kota Bogor Jadi Tempat Vaksinasi

Sebelumnya, sebanyak 10.185 vaksin Covid-19 untuk Kabupaten Bogor dari pemerintah pusat dipastikan gagal berlabuh pada Januari 2021.

Dedi mengatakan bahwa pihaknya tidak mengetahui secara pasti apa penyebab gagal berlabuhnya vaksin untuk Kabupaten Bogor, yang semula di targetkan bakal tiba di Kabupaten Bogor, Jumat (22/1) mendatang.

“Berdasarkan hasil rapat tadi (12/1), vaksin untuk Kabupaten Bogor diprediksi baru akan tiba Februari ini. Kami tidak tahu penyebabnya apa karena kebijakan ini langsung dari pemerintah pusat,” katanya, Selasa (12/01).

Berdasarkan hasil rapat, pada Januari ini, ada sekitar enam kota dan kabupaten di Jawa Barat yang bakal melangsungkan vaksinasi. Yakni Kota Bogor, Depok, Bekasi, Ciamis dan Bandung.

Baca Juga  Beres Divaksin, Guru : Kami Rindu Tatap Muka dengan Siswa

“Kabupaten Bogor belum kebagian jadwalnya. Makannya kedatangan vaksin jadi mundur,” bebernya.

Meski vaksin untuk Kabupaten Bogor baru akan tiba sekitar Februari nanti, Pemkab Bogor tetap bakal menggelar rangkaian uji coba pemberian vaksin. Rencananya simulasi vaksinasi bakal dilakukan di Puskesmas Cimandala Kabupaten Bogor.

“Tapi tetap walaupun vaksin untuk Kabupaten Bogor baru tiba di Februari, simulasi vaksinasi tetap bakal kami lakukan pada Senin (18/1) nanti. Hal ini untuk memberikan gambaran kepada kami untuk menentukan mekanisme terbaik dalam pendistribusian vaksin nanti,” ujarnya.

Menurutnya keterlambatan kedatangan vaksin ke Kabupaten Bogor dinilai punya sisi positif. Sebab, Pemkab Bogor memiliki waktu cukup panjang untuk mematangkan pendistribusian vaksin.

Baca Juga  Sosialisasi Pilkada, PPK Kemang Gelar Jalan Sehat

“Walaupun mundur, kita kan bisa lebih memaksimalkan dan mematangkan persiapannya. Jadi semuanya ada hikmahnya, yang vaksinasinya cepat juga belum tentu maksimal,” kilahnya. (ogi/b/ryn)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *