Besok, RS Lapangan Kota Bogor Mulai Rawat Pasien Covid-19 Hanya Kategori Hijau dan Kuning, Siapa Saja?

by -

METROPOLITAN.id – Hiruk pikuk di lokasi pembangunan Rumah Sakit Lapangan (RS Lapangan) Kota Bogor masih jelas terlihat menjelang peresmian yang akan dilakukan besok.

Di luar gedung GOR Indoor Pajajaran, ratusan calon pegawai di RS Lapangan tengah mendapatkan arahan dari petugas Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor.

Berdasarkan data yang ada, jumlah pegawai yang akan bekerja di RS Lapangan Kota Bogor selama tiga bulan kedepan berjumlah 222 orang, terdiri dari petugas keamanan, petugas kebersihan, perawat, dokter ahli, dokter umum dan petugas administrasi.

Sedangkan didalam gedung RS Lapangan yang dulunya merupakan wisma atlet dan kantor Dinas Pemuda Olahraga, para petugas tengah sibuk menyiapkan alat-alat dan merapikan tempat tidur.

Suara desingan alat pemotong besi masih nyaring terdengar. Sebab pemasangan lift yang sudah selesai, kini tengah ditambahkan atap, agar para pasien yang nantinya menggunakan lift darurat yang berada di bagian kanan gedung tidak kehujanan dan tidak kepanasan.

Baca Juga  Giliran Anggota DPRD Kota Bogor Terpapar Covid-19

Penanggung jawab RS Lapangan, Ari Priyono, mengungkapkan pembangunan fisik di RS Lapangan sudah selesai semua. Sehingga direncanakan besok pada pukul 13:00 WIB, RS Lapangan akan segera beroperasi.

“Kita sudah lakukan simulasi, pembangunan sudah selesai dan besok siap beroperasi dari pukul 13.00 WIB,” ujar Ari kepada Metropolitan.id, saat ditemui si RS Lapangan Kota Bogor, Minggu (17/1).

Ari pun menerangkan, disetiap lantai terdapat ruang lock air, yang memisahkan antara ruang isolasi dengan ruang terbuka bagi nakes. Sehingga, setiap nakes yang sudah melakukan tugasnya, bisa melepas Alat Pelindung Diri (APD) didalam ruang ‘lock air’.

“Jadi konsepnya ini sudah persis dengan ruang isolasi di RSUD. Karena kita memastikan, virus yang ada di ruang isolasi tidak keluar kemana-mana,” ujar Ari.

Baca Juga  SDN Pengadilan 3 Kekurangan Siswa ?

Tak hanya itu, untuk ruang isolasi bagi pasien, disetiap kamarnya terdiri dari empat kasur. Ruangan isolasi itu juga sudah dipastikan menjadi ruang bertekanan negatif.

Sedangkan, untuk sirkulasi udaranya, Ari memaparkan bahwa terdapat sebuah kotak penyaring udara, yang mampu memisahkan virus, agar udara yang keluar dari ruanh isolasi tidak membawa virus.

“Udara kotor disedot melalui filter dan udara yang keluar sudah dipastikan bersih, karena didalam ruangan juga sudaj ruangan bertekanan negatif,” jelasnya.

RS Lapangan yang memiliki kapasitas 68 kasur ini akan diperuntukkan bagi pasien dengan status pengidap penyakit kategori hijau dan kuning. Sedangkan untuk pasien dengan kategori oranye dan merah akan difokuskan di RSUD Kota Bogor.

Baca Juga  Sudah Kantongi Tiga Nama, Besok Bima Arya Umumkan 'Dewa Air' Baru

Diketahui, pasien kategori Hijau yakni pasien yang mengalami gejala. Lalu kategori Kuning, yakni pasien mengalami gejala dan butuh penanganan dokter

Sedangkan kategori Oranye merupakan pasien mengalami gejala dan perlu penanganan serius dan pasien dengan kategori Merah berarti pasien dalam kondisi gawat. (dil/c/ryn)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *