Bima Arya Cek Vaksinasi di RSUD Kota Bogor, Belum Semua Nakes Divaksin

by -
Wali Kota Bima Arya saat meninjau vaksinasi kepada nakes di RSUD Kota Bogor. (FOTO:ist)

METROPOLITAN.id – Meskipun tidak termasuk dalam penerima vaksin Covid-19 Sinovac tahap pertama, Wali Kota Bogor Bima Arya tak ingin kecolongan dalam proses vaksinasi kepada para penerima, Kamis (14/1).

Setelah memantau proses vaksinasi para pejabat Kota Bogor di Puskesmas Tanahsareal, Kota Bogor, Bima Arya langsung meninjau langsung pemberian vaksinasi kepada tenaga kesehatan (nakes) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bogor.

Ia ingin memastikan penerima vaksin betul-betul para nakes sebagai garda terdepan memerangi Covid-19.

“Saya ingin melihat langsung proses vaksinasi kepada nakes, saya pastikan yang menerima vaksinasi ini betul-betul ada di garda terdepan,” kata Bima Arya saat ditemui di lokasi pada Kamis (14/1)

Ia berharap proses vaksinasi terhadap nakes ini cepat selesai dilaksanakan. Bahkan, ia menargetkan proses vaksinasi bisa lebih cepat dari satu bulan.

Baca Juga  Menghilang Empat Tahun, Si Tampan Balik Lagi Nih

“Mudah-mudahan vaksinasi ini bisa dipercepat, tidak sampai satu bulan supaya proses nakes ini bisa selesai lebih cepat,” tandasnya.

Di tempat yang sama, Kepala Bidang Medik RSUD Kota Bogor dr Sari Chandrawati menjelaskan, pelaksanaan vaksinasi di RSUD akan dilakukan tiga kali dalam seminggu. Yakni Selasa, Rabu dan Kamis dengan kuota 40 orang perhari, yang terbagi dalam dua sesi.

Seai pertama dilakukan pukul 08:00 WIB hingga 10:00 WIB dan sesi kedua pukul 10:00 WIB hingga 12:00 WIB.

“Hari ini (14/1) kita melaksanakan vaksinasi dengan kuota 40 orang nakes. Tapi sampai pukul 12:00 WIB belum semua nakes yang mendaftar ulang itu hadir,” ujarnya.

Baca Juga  Beli Bright Gas Di Hari Kartini 5,5 Kg Dapat Berbagai Hadiah Menarik

Secara umum, total keseluruhan karyawan di RSUD Kota Bogor sebanyak 1.032 orang. Dengan rincian 600 orang lebih nakes dan sisanya SDM pendukung.

“Mereka yang divaksin orang-orang yang sudah melakukan registrasi ulang. Pemerintah sudah menyediakan vaksin untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19, kita harus sambut baik agar nakes yang menjadi sasaran utama cepat mendapatkan vaksin,” tutupnya. (ryn)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *