Gandeng Yonkes Kostrad Cilodong, Pemkab Siapkan Bed Tambahan

by -107 views

Tingginya jumlah pasien positif di Kabupaten Bogor, rupanya membuat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor berpikir keras untuk menambah ruangan pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19. Melalui Dinas Kesehatan (Dinkes), pemkot berencana menjalin kerja sama dengan Batalyon Kesehatan Kostrad Cilodong Depok untuk memanfaatkan ruang penanganan pasien Covid-19 di Kabupaten Bogor.

KEPALA Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kabupaten Bogor, Dedi Syarif, men­gatakan, kapasitas ruangan yang dimiliki Batalyon Kesehatan Kostrad Cilodong Depok berjumlah 300 bed. Pihaknya mengaku sudah melakukan kunjungan ke Batalyon Kesehatan Kostrad Cilodong Depok. Alhasil, ruangan tersebut dinilai cocok untuk menampung para pasien covid-19, jika sewaktu-waktu rumah sakit ruju­kan penuh.

Meski begitu, pihaknya belum bisa memastikan dari 300 bed yang ada berapa bed jatah untuk Kabupaten Bogor. ”Kami belum bisa pastikan apakah 300 bed ini hanya untuk Kabupaten Bogor atau seperti apa. Karena kabarnya Depok, Kota Bogor dan Bekasi juga beren­cana menjalin kerja sama dengan pihak Kostrad Cilodong,” katanya, Rabu (20/1). ­

Baca Juga  Istri Wabup Nakhodai 3 Jabatan Sekaligus

Selain itu, pihaknya juga meminta 29 rumah sakit ruju­kan menambah ruangan khusus penanganan pasien Covid-19. ”Kami sudah meng­gelar rapat dengan pihak-pihak terkait, termasuk rumah sakit rujukan, agar berkenan menambah ruangan khusus penanganan pasien Covid-19 untuk menambah daya tam­pung ruangan kita,” paparnya.

Informasi terakhir, jumlah ketersediaan ruang khusus penanganan pasien Covid-19 di sejumlah rumah sakit rujukan mulai menipis. Ter­hitung, pekan pertama Ja­nuari ini dari 970 ruang khusus penanganan pasien Covid-19, sebanyak 91,3 persen di antaranya terisi penuh.

Sementara itu, Kepala Ba­gian (Kabag) Kerja Sama Pemkab Bogor, Budi Cahya­di Wiryadi, mengatakan, Dinkes sedang mengkaji dan mematangkan konsep per­janjian antara Pemkab Bogor dengan pihak Batalyon Kese­hatan Kostrad Cilodong De­pok terkait pemanfaatan ruang untuk pasien Covid-19. Sampai saat ini, pihaknya masih menunggu tindak la­njut rencana kerja sama ter­sebut. ”Mungkin sedang dimatangkan konsepnya seperti apa. Tapi sejauh ini kami belum menerima surat permohonan dari Dinas Kese­hatan Kabupaten Bogor soal ini,” tutupnya. (ogi/b/mam/ py)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *