Gedung Isolasi Covid-19 Arta Graha Belum Beroperasi, Bupati Bogor Semprot Dinkes

by -

METROPOLITAN.id – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bogor kembali kena semprot Bupati Bogor Ade Yasin. Musababnya, gedung Artha Graha di Desa Cipayung, Kecamatan Megamendung yang dikerjasamakan untuk ruang isolasi pasien Covid-19 itu tak kunjung dioperasikan.

Kekesalan Bupati Ade Yasin diluapkan saat meninjau ruang isolasi Arta Graha Peduli, Senin (25/1).

Sebetulnya, kerjasama pemanfaatan gedung antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor dengan pihak Arta Graha sudah berlangsung sejak November 2020. Namun hingga kini, gedung tersebut belum juga digunakan.

“Gedung ini sudah siap, jadi saya minta dimaksimalkan. Sekarang kan banyak masyarakat isolasi mandiri, padahal kondisi rumahnya tidak layak untuk isolasi mandiri, karena kamar mandinya satu. Ini kan berbahaya jadi bisa menularkan kepada seluruh keluarga. Makannya saya minta semuanya diaktifkan,” ujar Ade Yasin, Senin (25/1).

Pengakuan Dinkes Kabupaten Bogor, belum beroperasinya gedung isolasi tersebut lantaran terkendala petugas kesehatan, juga ada beberapa fasilitas yang belum memadai. Akan tetapi, alasan tersebut tak lantas diterima Bupati.

Baca Juga  Sebelum RKPD, Bupati dan Wabup Bogor 'Ditembak'

“Katanya kendalanya ada di relawan. Karena kami membutuhkan orang-orang yang bisa bekerja dengan resiko tinggi, tapi saat ini dokter dan perawat sudah ada. Makannya saya minta gedung ini agar segera dioperasikan,” ucapnya.

Pusat isolasi yang memiliki kapasitas 60 tempat tidur tersebut rencananya bakal diperuntukkan untuk pasien Covid-19 yang berstatus orang tanpa gejala (OTG) atau pasien covid-19 yang bergejala rendah.

“Jadi pasien OTG atau pasien di rumah sakit yang gejalanya sudah rendah bisa kita alihkan ke sini. Jadi nanti, rumah sakit rujukan khusus untuk menangani pasien positif Covid-19 yang gejala berat,” terangnya.

Nantinya, pusat isolasi ini akan dilengkapi empat orang dokter khusus yang menangani Covid-19. Dokter ini juga didampingi delapan perawat yang akan bersiaga 24 jam.

Baca Juga  Muncul Wacana Calon Ibu Kota Bogor Barat Dipindah dari Cigudeg

“Jadi nanti empat dokter dan delapan perawat ini akan siaga di sini menangani pasien Covid-19. Semoga saja dengan adanya ruang isolasi ini bisa mengurangi beban rumah sakit rujukan,” tandas Ade Yasin. (ogi/c/fin)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *