Kota Bogor Ajukan Bantuan Buat 9 Proyek, Kementerian Cek Lapangan

by -
Suasana perlintasan kereta api di kawasan Kebonpedes yang sering krodit. Kota Bogor tengah mengajukan bantuan kepada pemerintah pusat salah satunya untuk membangun underpass untuk mengurai kemacetan. (FOTO:Fadli/Metropolitan)

METROPOLITAN.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor diketahui tengah mengajukan berbagai kegiatan pembangunan infrastruktur untuk dibiayai pemerintah pusat. Tak tanggung-tanggung. Pemkot Bogor mengajukan sembilan rencana pekerjaan infrastruktur untuk percepatan pembangunan.

Hal itu terungkap saat tim dari Kementrian Koordinator Kemaritiman dan Investasi RI datang untuk meninjau lapangan terkait usulan percepatan pembangunan infrastruktur di Kota Bogor, Kamis (14/1).

Asisten Deputi Infrastruktur Pengembangan Wilayah Kemenko Maritim dan Investasi RI Djoko Hartoyo mengatakan, tak kurang dari sembilan usulan kegiatan dari Kota Bogor yang diajukan ke pemerintah pusat.

Yakni Penataaan Pasar Bogor, Pembangunan dan Pembebasan Lahan untuk Underpass di Jalan KS Tubun, Penataan GOR Pajajaran, Pelebaran Jembatan Otista, Pembangunan dan Pembebasan Lahan Underpass Kebonpedes dan Jalan Pemuda.

“Lalu, Pembangunan Fly Over Jalan MA Salmun, Pembangunan Fly Over Jembatan Merah, Pembebasan Lahan dan Bangunan Bogor Inner Ring Road (BIRR) dan Pembangunan Underpass Baranangsiang,” katanya.

Baca Juga  Pemkab Bogor Bakal Buka Pendaftaran Relawan Vaksin Covid-19

Nantinya, sambung dia, usulan berbagai kegiatan-kegiatan tersebut diproyeksikan menggunakan dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang jumlahnya lebih dari Rp400 triliun. Meskipun, kata Djoko, dari sembilan proyek itu, belum ada keputusan mana yang akan di-acc.

“Diskresi dari Kementerian PUPR, dikoordinasikan pak menko, Insya Allah sama-sama. Apalagi presiden tinggalnya di Kota Bogor jadi lebih memungkinkan. Apalagi sudah menyiapkan dokumen yang dibutuhkan, lebih mudah mendapatkan anggaran,” paparnya.

“(Memang) kabupaten/kota mengusulkan tapi sampai waktunya tidak ada dokumen kelengkapan, jadi bisa dialihkan. Ini usulannya belum tahu berapa usulan yang di-acc,” tandasnya.

Menurutnya, wali kota Bogor sempat ditantang oleh Presiden Joko Widodo tentang akselerasi pembangunan dan rencana mempercantik Kota Bogor.

Baca Juga  Rangkaian Kemeriahan Cap Go Meh 2020 Dimulai, Bazar Kuliner Jadi Pembuka

“Sudah mulai rapat sejak akhir 2019 lalu, dimana Kota Bogor mengajukan sembilan usulan pekerjaan. Wali kota Bogor sempat ditantang oleh Presiden Joko Widodo tentang apa yang harus di akselerasi dan yang harus dibangun untuk memperindah Kota Bogor,” tukasnya.

Sementara itu, Sekretaris Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Bogor Rudi Mashudi membenarkan bahwa Pemkot Bogor tengah mengajukan beberapa program pembangunan infrastruktur kepada Pemerintah Pusat. Hingga saat ini, usulan tersebut belum mendapat kepastian.

“Iya betul kami ajukan beberapa program pembangunan infrastruktur ke pusat. Soal nilai anggarannya berapa, itu masih dibahas. Nanti kalau sudah final baru ada,” tuntasnya. (ryn)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *