Kota Bogor Ngebet Rampungkan Vaksinasi Covid-19 Dalam Dua Pekan

by -
Wakil Wali Kota Bogor Dedie Rachim didampingi Wali Kota Bogor Bima Arya saat menjalankan proses vaksinasi perdana di Kota Bogor. (Foto:Varel-Magang/Metropolitan)

METROPOLITAN.id – Proses vaksinasi Covid-19 Sinovac di Kota Bogor resmi dimulai hari ini (14/1). Rencananya, proses vaksinasi akan dikebut untuk dirampungkan dalam dua pekan kedepan.

“Khusus Kota Bogor, dari 9.150 dosis yang diberikan untuk nakes (tenaga kesehatan, red) rencananya selesai dalam dua bulan. Tapi kami ingin mempercepat dalam dua minggu dan kami sebut itu dua pekan vaksinasi Covid-19,” kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor dr Sri Nowo Retno.

Untuk mempercepat proses vaksinasi terhadap nakes, Retno menerangkan bahwa sebanyak 59 fasilitas kesehatan yang terdiri dari 24 puskesmas, 21 Rumah Sakit (RS), sembilan puskemas pembantu dan delapan klinik.

Sementara itu, Wali Kota Bogor, Bima Arya menuturkan bahwa pemberian vaksin merupakan ikhtiar bersama untuk memenangkan peperangan melawan pandemi Covid-19.

“Pemberian vaksin ini adalah ikhtiar kita untuk memenangkan melawan pandemi. Diatas kertas semua syarat telah terpenuhi, kita melakukan yang terbaik dan sisanya kita serahkan kepada Allah SWT,” kata Bima.

Baca Juga  Anggota TNI Bantu Warga Bogor Evakuasi Barang Warga yang Terkena Banjir

Ia juga berterimakasih kepada 10 pejabat yang mau mengikuti proses vaksinasi tahap pertama ini.

“Saya berterimakasih kepada unsur forkopimda karena mau menjadi garda terdepan untuk menerima vaksin,” pungkasnya.

Dari daftar nama yang dirilis oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor, 10 orang pejabat yang akan menerima vaksin diantaranya adalah, Wakil Wali Kota Bogor Dedie Rachim, Kodim 0606 Kota Bogor Kol Inf. Robby Bulan, Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro, Kepala Kejaksaan Negeri Kota Bogor Herry Hermanus Horo dan Ketua PN Kota Bogor Nenny Yuliani.

Lalu, Komandan denpom III/I-SLW LetKol. CPM. Sutrisno, Komandan korem 061/surya kencana Brigjen TNI Achmad Fauzi, Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor Sri Nowo Retno, Direktur Rumah Sakit umum daerah kota Bogor Ilham Chaidir dan Sekretaris komisi kajian dan penelitian MUI kota Bogor Hj. Edi kholki Zaelani.(dil/b/ryn)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *